Mutiara Ramadhan: Membangun Persatuan Menuju Kemenangan

104
Hj Qonita Luthfiyah

Oleh: Hj Qonita Lutfiyah, SE MM
Anggota DPRD Depok

Banyak hal yang sebetulnya bisa kita petik di bulan yang mulia ini. Diantaranya adalah melakukan aktifitas positif dan menghindari aktifitas yang berdampak kepada hal-hal negatif.

Misalnya, dalam aktifitas positif kita bisa melakukan kegiatan yang memang menjadi perintah agama kepada umat Islam. Seperti berbagi bukaan puasa, berbagi sembako, menyantuni anak yatim, memperbanyak tadarrus Al-Quran dan lain sebagainya.

Kesemuanya itu merupakan suatu perintah yang mulia, yang mengharuskan umat muslim untuk menjunjung tinggi persatuan. Agar kelak lebih banyak manfaat yang bisa disyiarkan dengan cara bersama-sama.

Berbicara tentang persatuan umat, bulan yang dimana di dalamnya telah diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk, merupkan bulan yang sangat pas untuk mebangun spirit persatuan antar umat Islam.

Kenapa demikian? Karena di dalam Al-Quran, Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk bersatu dan larangan untuk bercerai berai. Al-Quran sendiri menyerukan persatuan dan kesatuan sebagaimana banyak diserukan dalam ayat, diantaranya:

“Dan berpegangteguhlah kalian pada tali (agama) Allah seraya berjama’ah, dan janganlah kamu
bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk”.

Meski di dalam agama Islam sendiri seringkali muncul perbedaan pendapat, terutama perbedaan antara empat mazhab. Akan tetapi, meilirik dari ayat diatas, seraya bahwa esensi yang terkandung
di dalamnya tidak bisa dibantahkan.

Bahwa Allah SWT memang menyerukan kepada hamba-Nya untuk saling bersatu dan jangan sampai terpecah belah. Karena dengan persatuan maka suatu kemenangan akan terasa mudah didapatkan.

Di setiap hari dalam bulan suci Ramadhan, seluruh umat muslim di dunia sejatinya sedang berjuang. Mereka berpuasa selama satu bulan penuh. Menahan nafsu, menahan lapar dan haus, serta menahan segala sesuatu yang bisa membatalkan puasa. Jika segala sesuatu rintangan itu bisa dilewati, maka orang-orang itu mendapatkan gelar pemenang dalam bulan Ramadhan.

Kemenangan yang dimaksud tentu kemenangan dalam melawan hawa nafsu dari segala yang membatalkan puasa, dan dari segala yang dilarang oleh agama. Maka dari itu, untuk meraih sebuah
kemenangan di bulan yang mulia ini, maka seluruh kaum muslimin harus saling bersatu-padu dan tolong menolong. Dengan bersatu, maka jalan menuju kemenangan akan semakin terbuka lebar. |*

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here