Wali Kota Bersama Sekda Tinjau Lahan Hibah dari Kejagung untuk Pembangunan SMP

140
Wali Kota didampingi Sekda saat meninjau lahan untuk pembangunan SMPN 21

Cinere | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris didampingi Camat Cinere , H. Sugianto dan para Lurah se Kecamatan Cinere, Jumat (1/4) meninjau lokasi lahan Hibah Kejaksaan Agung (Kejagung) yang akan dioptimalkan untuk pembangunan Gedung SMPN 21 dan perluasan areal pemakaman.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu dijajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melakukan dialog dengan para aparatur dan tokoh masyarakat setempat terkait rencana optimalisasi lahan seluas 1,6 hektar yang telah dihibahkan oleh Kejaksaan Agung beberapa tahun silam.

“Kita berharap lahan hibah ini dapat segera dioptimalkan sesuai peruntukan yang telah diploting atas dasar kebutuhan dan telah disetujui oleh pihak Kejagung selaku pihak yang menghibahkan lahan, tapi informasinya memang ada sedikit kendala yakni menyangkut persetujuan dari warga di perumahan Blok A Cinere yang masih keberatan jika wilayahnya dilintasi akses jalan menuju lokasi, oleh sebab itu kami minta kepada Lurah Cinere dan Camat Cinere agar dapat mengintensifkan konsolidasi dengan warga disana agar didapatkan titik temu sehingga pembangunan Gedung SMPN 21 dapat segera dilaksanakan,” ujar Idris.

Menanggapi hal ini, Camat Cinere, H. Sugianto mengatakan akan segera mencarikan solusi dari permasalahan tersebut.

“Nanti kami akan bahas dengan semua pihak untuk mencarikan cara mencairkan permasalahan ini, terlebih sudah ada lampu hijau dari bapak Wali Kota soal pemberian kompensasi kepada warga perumahan Blok A Cinere jika masalahnya menyangkut soal itu,” ujar Ugi sapaan akrab H. Sugianto.

Tokoh muda Kecamatan Cinere, Edi Martono berharap percepatan optimalisasi lahan hibah Kejagung, pasalnya kata dia serah terima hibah dari Kejagung ke Pemerintah Kota Depok sudah cukup lama namun hingga saat ini lahan seluas 16.000 M2 itu belum juga dioptimalkan untuk kepentingan umum.

“Serah terima lahan hibah itu sudah dilaksanakan sejak beberapa tahun silam, sementara SMPN 21 sudah lebih dari 8 tahun menumpang di sekolah SD karena belum juga memiliki gedung sendiri, dan disisi lain pemakaman umum warga juga kini butuh perluasan, kami berharap kepada Pemerintah agar segera mengoptimalkan lahan yang berlokasi diperbatasan 3 wilayah Kelurahan itu untuk pembangunan Gedung SMPN 21 dan perluasan pemakaman warga,” tutur Edi Martono.

Harapan senada diungkapkan oleh Lurah Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Tarmuji.
Dikatakan Tarmuji, kehadiran Wali Kota meninjau lokasi lahan untuk pembangunan gedung SMPN 21 dan perluasan pemakaman umum hendaknya dapat dijadikan penyemangat bagi aparatur dan stakeholder diwilayah untuk mengupayakan percepatan rencana pembangunan Gedung SMPN 21 yang sudah lama dinantikan oleh warga.

“Pak Wali sudah menunjukkan sikap keseriusannya dalam mengoptimalkan lahan hibah ini untuk pembangunan Gedung SMPN 21 dan perluasan pemakaman, sekarang tugas kita untuk menindak lanjutinya dengan menyelesaikan permasalahan yang masih menjadi kendala,” tutup Tarmuji. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here