Sewa Kamar Apartemen Rp 1,5 Juta, Cewek Bookingan Terjaring Razia Satpol PP

335
Petugas Satpol PP saat mendata wanita bokingan yang terjaring razia

Cilodong | jurnaldepok.id
Satpol PP Kota Depok mengamankan sejumlah muda-mudi yang tengah asik berduaan dalam kamar sebuah apartemen di kawasan Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.

Kepala Satpol PP Depok, Lienda Ratnanurdianny kepada wartawan mengatakan, ada empat pria dan lima wanita yang diamankan petugas dari beberapa kamar di apartemen tersebut.

“Saat diperiksa, seluruhnya tak bisa menunjukan kartu nikah dan domisilinya pun berbeda-beda,” ujarnya, kemarin.

Tak hanya mengamankan sejumlah laki-laki dan wanita, petugas juga mendapati bukti percakapan dan transaksi terkait dugaan praktik prostitusi online, hingga satu kotak alat kontrasepsi.

“Yang saya lihat sementara ini memang dilihat dari percakapan aplikasi Michat, kemudian juga ada alat kontrasepsi. Tidak ada yang anak-anak, sudah dewasa semua. Sementara tadi ketika kami melakukan pemeriksaan mereka menyewa satu bulan di apartemen itu,” paparnya.

Hasil pemeriksaan, diketahui bahwa sejumlah wanita ini sengaja menyewa kamar apartemen dalam kurun waktu satu bulan sebesar Rp 1,5 juta untuk menjajakan layanan prostitusi online.

“Hasil pemeriksaan mereka menyewa satu bulan di apartemen itu. Jadi ada yang sewa dua kamar, satu kamar untuk tempat tinggal dan satu kamar lagi untuk melayani pelanggan. Sebulan nyewa Rp 1,5 juta,” jelasnya.

Menyoal tarif yang dipasang oleh sejumlah wanita ini, harganya berkisar Rp 250 ribu hingga Rp 800 ribu, tergantung layanan yang diberikan.

“Tergantung layanannya, kisaran Rp 250 ribu sampai Rp 800 ribu,” ungkap Lienda.

Lebih lanjut Lienda mengatakan, pihaknya akan memanggil pengelola apartemen tersebut untuk dimintai klarifikasi.

“Iya, nanti kami akan panggil pengelolanya untuk klarifikasi, terkait bentuk pengawasan apa yang diterapkan oleh mereka,”katanya.

Petugas juga menjaring puluhan dari sebuah penginapan yang ada di kawasan Jalan Raya Bogor-Jakarta, Kecamatan Cimanggis.

“Ada 23 orang yang diamankan pada razia tadi malam dari dua lokasi yang berbeda. Mereka yang diamankan seluruhnya telah diatas usia 17 tahun, yang mana artinya telah dewasa. Kemudian, mayoritas pria dan wanita ini juga berasal dari luar Kota Depok, dan menyewa kamar apartemen untuk menjajakan layanan prostitusi,” tukasnya.

Lienda menuturkan 23 orang yang diamankan ini dilakukan pembinaan dan diserahkan ke Dinas Sosial Kota Depok. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here