Mahasiswa UI Tuntut Pihak Kampus & Kepolisian Selesaikan Kasus Akseyna

57
Foto Akseyna Dori terpampang pada gelaran aksi mahasiswa UI

Beji | jurnaldepok.id
Ratusan Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) melakukan aksi damai dan doa bersama untuk mengenang tujuh tahun kematian mahasiswa FMIPA, Akseyna Dori yang hingga kini belum terungkap. Dimana, Akseyna Dori ditemukan tewas di Danau Kenanga Universitas Indonsesia.

Dalam aksi itu, mahasiswa memasang karangan bunga ucapan duka cita, hingga banner berisi tuntutan pada pihak kampus untuk memberikan kejelasan terkait kasus kematian Akseyna. Dalam aksinya mahasiswa juga mengenakan pakaian berwarna hitam dan membawa bunga.

Spanduk bertulisan ‘Kami Menuntut Universitas Indonesia Memberikan Kejelasan Atas Kasus Akseyna’ terlihat di lokasi.

Orator menyampaikan kekecewaan karena kasus kematian Akseyna tak kunjung terungkap. Karangan bunga juga ditujukan dengan tulisan ‘7 tahun Meninggalnya Akseyna UI Tak Lakukan Apa-apa’.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi simbolik ini, Theo, mengatakan, akan ada aksi menyalakan lilin, lampion, tabur bunga, doa bersama, hingga penyampaian sikap dalam acara itu.

“Jadi kami ada acara nyalain lilin, terus nyalain lampion, tabur bunga, doa bersama, juga pembacaan sikap kami,” ujarnya, Rabu (30/03).

Ketua BEM Universitas Indonesia, Bayu Satria Utomo, mengatakan, ada sejumlah rangkaian acara dalam aksi kali ini.

“Aksi simbolik memperingati tujuh tahun wafatnya Akseyna di Danau Kenanga UI. Aksi doa bersama untuk almarhum tenang disana,” tandasnya.

Bayu menambahkan, aksi kali ini juga hadir akibat tidak responsifnya pihak kampus atas kasus tersebut.

“Aksi hari ini hadir karena tidak responsisfnya UI, juga kepolisian dalam menangani kasus Akseyna,” tuturnya.

Dikatakannya, sudah sama-sama tahu dan sama-sama melihat di banyak media bahwa bukti-bukti sudah ada.

“Tapi dari 2015 sampai dengan 2022 saat ini, tujuh tahun sudah kami menunggu tidak pernah ada kejelasan,”katanya.

Pihaknya akan terus berdiri bersama keluarga Akseyna untuk memperjuangkan keadilan hingga kasusnya tuntas.

“Kami berdiri bersama untuk memperjuangkan keadilan untuk korban, kami berdiri bersama keluarga korban untuk mengadvokasikan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here