Jadi Syarat Mudik Lebaran, Warga Beji Serbu Vaksin Booster di Rumah Pradi

82
Pradi saat meninjau pelaksanaan vaksin booster

Margonda | jurnaldepok.id
Animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi dosis tiga atau booster meningkat. Terlebih setelah muncul kebijakan pemerintah soal vaksin booster yang menjadi salah satu syarat mudik lebaran.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Umi Zakiati mengatakan, setelah pemerintah pusat mewajibkan vaskin lengkap dan booster sebagai syarat perjalanan, animo masyrakat Kota Depok untuk vaksinasi meningkat.

“Gerai vaksin booster juga sudah ada di tiap rumah sakit, pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), kecamatan, hingga ke tiap-tiap lingkungan,” ujarnya, kemarin.

Pihaknya juga membuka sejumlah gerai vaksin di pusat-pusat keramain, hingga mendirikan gerai vaksin secara rutin di setiap akhir pekan.

Berdasarkan data, capaian vaksinasi booster Dinkes Kota Depok, hingga Sabtu (26/03) vaksinasi booster Kota Depok baru mencapai 176.343 jiwa, atau setara 10,93 persen.

“Untuk lansia, vaksinasi dosis ketiga sudah mencapai 19,19 persen atau 23.017 jiwa. Kegiatan ini akan terus kami gencarkan sebagai upaya percepatan vaksinasi di Kota Depok,” paparnya.

Sementara itu, warga Beji antusias vaksin booster di gerai Vaksin Merdeka di rumah mantan Wali Kota Depok, Pradi Supriatna, Gang Wali RT.3/4, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Rabu (30/3)

Setelah pemerintah melonggarkan aturan pulang kampung (Mudik) dengan syarat wajib booster, mereka berbondong-bondong menyerbu lokasi vaksin Merdeka yang diselenggarakan oleh Polsek Beji di rumah mantan Wali Kota Depok, Pradi Supriatna.

Pradi mengatakan, dirinya melihat antusias warga cukup besar dan membuat petugas bagian registrasi kewalahan dalam mendata untuk vaksin booster.

“Kami tidak menyangka akan seramai ini, antusias warga membludak. Target vaksin yang kami sediakan mencapai 1.000 dosis Sinovac dan Astrazeneca,” ungkapnya.

Warga yang vaksin booster, kata dia, tidak perlu khawatir karena akan dilayani pemberian booster.

“Untuk Nakes kami bekerjasama dengan relawan dari Polsek Beji,” terangnya.

Selain itu pelaksanaan vaksinasi massal ini tidak hanya memenuhi kebijakam pemerintah persyaratan untuk mudik, namun juga ada perlu partisipasi masyarakat dalam mencegah penyebaran virua Covid-19.

“Paling tidak jika sudah vaksin booster dapat membuat herd immunity sebagai benteng pencegahan penularan Covid-19 dan membuat tubuh kita lebih kebal dalam jangkitan virus Covid-19,”katanya.

Dikatakannya, dalam mensukseskan target vaksinasi booster tidak cukup pemerintah daerah yang mengadakan, tapi partisipasi dari masyarakat berperan penting juga.

Farida, warga Beji mengatakan, setelah ada angin segar persyaratan mudik oleh pemerintah cukup dengan vaksin booster tidak mau kehilangan kesempatan yang ada.

“Dari pagi-pagi sebelum dibuka jam 08.00 WIB sudah antri untuk vaksin booster,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here