Jaga Pasokan Listrik Selama G20, PLN Investasikan Rp 45 Miliar untuk Ganti Trafo

28
Proses peremajaan trafo Gas Insulated Switchgear 150 KV Ketapang

Margonda | jurnaldepok.id
Untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik dan mendukung pelaksanaan Presidensi G20 di Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat melakukan peremajaan pada beberapa Material Transmisi Utama (MTU).

Dimana, pada Senin (25/03) telah berhasil dilakukan pemberian tegangan (energize) trafo dengan kapasitas 60 MVA pada Gas Insulated Switchgear (GIS) 150 KV Ketapang yang berlokasi di Jakarta Pusat.

Trafo senilai Rp 15 miliar tersebut menggantikan trafo lama yang sudah berusia lebih dari 40 tahun, dalam waktu dekat juga akan dilakukan penggantian untuk dua trafo lainnya dengan kapasitas yang sama, sehingga total nilai investasi yang dikeluarkan PLN untuk penggantian trafo ini kurang lebih Rp 45 miliar.

General Manager PLN UIT JBB, Erwin Ansori mengatakan, petugas PLN telah bekerja dengan maksimal mengupayakan proses pemindahan dan pemasangan trafo dengan berat lebih dari 100 ton i.

“Seperti saat proses pengiriman trafo, pekerjaan ini harus dilakukan dari tengah malam hingga dini hari untuk menghindari kepadatan lalu lintas membelah jalanan Jakarta,” ujarnya, kemarin.

Dikatakannya, GIS Ketapang merupakan salah satu backbone sistem kelistrikan Jakarta, memasok langsung daerah ring 1 istana negara, selain itu juga memasok beberapa perkantoran, rumah sakit dan pusat perbelanjaan yang ada di sekitarnya.

“Pekerjaan ini telah dimulai pada 22 Februari dan selesai di 25 Maret 2022, terhitung sejak proses transportasi pengangkutan trafo sampai ke lokasi pemasangan,” paparnya.

Dengan adanya peremajaan pada beberapa peralatan ini, harapannya akan meningkatkan keandalan pasokan listrik sampai ke pelanggan.

“Selain untuk menghadapi event internasional juga untuk memenuhi tuntutan layanan Zero Down Time (ZDT) di wilayah Ibu Kota Jakarta. ZDT ini merupakan wilayah khusus yang listriknya tidak boleh mati atau padam,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here