Vaksin Booster Baru 9,92%, Wali Kota Sarankan Warga Depok Tak Mudik Lebaran

147
Mohammad Idris

Tapos | jurnaldepok.id
Pelaksanaan vaksin ke tiga atau booster dinilai masih rendah. Saat ini masih tercatat 9,92 persen atau 160.057 orang. Hal itu dikatakan Wali Kota Depok, Mohamad Idris di Kantor Kecamatan Tapos.

“Booster masih rendah, ini kami juga khawatir. Artinya kalau memang konsisten dengan aturan ini, maka banyak yang enggak bisa pulang mudik,” ujar Idris usai acara Pelantikan Pengurus MUI se Kecamatan Tapos, Depok.

Dikatakannya, berdasarkan data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kota Depok, cakupan vaksinasi dosis ketiga per, Kamis (24/3) tercatat 9,92 persen atau 160.057 orang. Jumlah ini terpaut jauh dengan vaksinasi dosis 2 yang mencapai 76,31 persen atau setara 1.231.349 jiwa.

Idris menyarankan warganya untuk menahan diri tidak mudik. Sebab menurutnya kondisi saat ini masih riskan dengan mutasi COVID-19.

“Mendingan sementara sabar, misalnya mudik dihentikan dulu atau dibatasi lah, misalnya tidak ke daerah ini, daerah itu. Kan sekarang lagi mutasi ya (COVID-19), Omicron lagi mutasi ya ini harus hati-hati,” paparnya.

Dia lantas mengambil contoh jajarannya yang bertugas dari luar kota. Dari 30 orang yang berangkat, lima orang di antaranya terpapar saat kembali.

“Kemarin pejabat kami misalnya yang pulang tugas ke luar kota rata-rata 30 orang di swab, bisa dapat lima orang yang positif. Selalu itu, empat orang (atau) lima orang ketika di swab antigen, lalu PCR benar positif,” tuturnya.

Di lokasi lain, pasca vaksin booster jadi syarat untuk pulang kampung (mudik), warga Kota Depok menyerbu gerai vaksinasi Merdeka Polsek Beji di Show room mobil Toyota Jalan Margonda, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok.

Anggota Polsek Beji dibantu sejumlah relawan tenaga kesehatan tampak kewalahan melayani warga yang ingin vaksin.

“Warga yang mau divaksin dua atau booster ini terus berdatangan ke gerai vaksin merdeka sehingga membuat kami kewalahan,” ujar Aiptu Rojuddin Anggota Polsek Beji.

Sebagai anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemirimuka, ia menuturkan meningkatnya warga yang divaksin ada kemungkinan dari pernyataan pemerintah yakni Presiden RI Joko Widodo, bahwa syarat bisa pulang kampung harus sudah disuntik booster. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here