Partai Ummat Tolak Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Presiden 3 Periode

290
Pengurus Partai Ummat foto bersama dengan stake holder Depok

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi bersuara lantang soal isu penundaan pemilu dan usulan perpanjangan masa jabatan presiden yang kini mulai bergulir kembali. Dia mengatakan, bahwa usulan tersebut merupakan hal yang inkonstitusional.

“Oleh karena itu, yang mengusulkannya pun secara sadar telah melawan konstitusi dan delusional,” ujarnya usai melantik pengurus DPD Partai Ummat Kota Depok, Kamis (24/03).

Ridho menjelaskan, secara jelas UUD 1945 telah mengamanahkan pemilu diselenggarakan lima tahun sekali dan presiden dipilih maksimal dua kali. Pihaknya mengaku tak habis pikir mengapa usulan untuk perpanjangan jabatan presiden bisa muncul kembali.

“Kalau usulan tersebut didasarkan pada alasan penghematan, sebaiknya rencana pemindahan ibu kota yang dihentikan karena akan menelan setidaknya Rp 500 triliun,” katanya.

Selain itu, pihaknya melihat urgensi pemindahan itu yang masih dipertanyakan oleh rakyat.

Ridho mengatakan, kalau alasannya ialah indeks kinerja, pihaknya khawatir indeks-indeks tersebut mengkuantifikasikan kepalsuan atau niat terselubung. Pasalnya, dirinya melihat akhir-akhir ini gelombang protes lebih banyak ketimbang ekspresi kepuasan dari masyarakat.

“Ingat soal polemik penanganan kasus Wadas, harga minyak goreng dan lain sebagainya, rasanya tidak mengindikasikan rakyat yang puas,” jelasnya.

Di sisi lain, Ridho juga menyoroti berbagai alasan lain untuk menggolkan tujuan tersebut. Misalnya, kata dia, soal isu munculnya masukkan dari petani atau sekelompok orang.

Sementara itu Partai Umat menergetkan sejumlah kadernya bisa bersaing di 81 daerah pemilihan (Dapil) pada ajang Pemilu 2024 mendatang.

Terkait hal itu, berbagai persiapan pun sedang gencar dilakukan oleh partai berlambang bintang emas tersebut. Salah satunya, adalah dengan melantik sejumlah pengurus Partai Ummat di berbagai daerah, termasuk di Kota Depok.

“Melihat situasi negeri saat ini, kami punya beberapa proyeksi yang jelas, harapan kami di 81 dapil ada satu anggota legislatif, itu nanti perlu dijabarkan lebih lanjut,” katanya.

Menurut Ridho, pada 2024 mendatang ada banyak peluang yang bisa digapai Partai Ummat, utamanya dalam hal menggaet suara anak muda. Terlebih ada beberapa partai yang saat ini mulai goyang dari dalam.

“Jadi ini tantangan buat kami partai baru. Ada tsunami-tsunami kecil pada sejumlah partai, nah ini bisa jadi sasaran kami,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here