Kedai Kopi Dibobol Maling, Uang Receh Masih Diembat Juga

115
Tampak depan kedai kopi yang dibobol maling

Cinere | jurnaldepok.id
Pelaku pencurian diduga membawa barang mirip linggis beraksi di kedai kopi di Jalan Cinere Raya RT 04/01, Cinere, Kota Depok.

Owner Cerita Hati Kopi, Iswandi mengatakan pembobolan kedai kopi miliknya diketahui setelah melihat rekaman kamera CCTV sekitar pukul 06.15 WIB.

“Waktu melihat HP yang tersambung dengan kamera CCTV kedai kopi, terlihat seorang pria sedang mengacak-acak kedai dengan membawa linggis. Pelaku masuk ke dalam kedai diketahui sekitar pukul 06.15 WIB,” ujarnya, kemarin.

Diceritakan Iswandi, baru membuka tiga tahun usahanya tersebut sudah dua kali kejadian pencurian dengan modus dan waktu kejadian serupa.

“Untuk pencurian pertama terjadi pada November 2021 silam, pelaku berhasil mencuri tablet dan tabung gas dari dalam kedai diketahui pukul 06.15 WIB,”katanya.

Kejadian serupa yang kedua kalinya ini juga diketahui beraksi pelaku pukul 06.15 WIB, pelaku hanya berhasil mencuri uang tunai Rp 280 ribu itu pun uang untuk kembalian diambil dari dalam laci kasir.

Pelaku berjumlah dua orang dibagi tugas yang satu bertugas menjaga di depan toko duduk diatas motor jenis matik dan satu lagi bermasker sebagai eksekutornya.

“Pelaku masuk dengan cara mencongkel pintu rolingdor depan dan dua pintu lagi yang ada di dalam. Gembok rolingdor kios juga dirusak dicongkel menggunakan linggis,” tambahnya.

Dalam peristiwa itu, Iswandi menambahkan, belajar dari pengalaman kejadian pencurian pertama setelah tutup barang-barang elektronik seperti tablet dan pemasukan penjualan uang dibawa pulang.

“Untuk kejadian pertama sudah kami laporkan ke Polsek Cinere namun sampai saat ini belum ada follow up perkembangan kasus seperti apa dari Polsek. Karena itu kejadian kedua kami tidak buat laporan dan kerugian juga sedikit hanya uang receh kembalian Rp 280 ribu,” jelasnya.

Sementara itu Iswandi mengimbau agar pemilik usaha dalam menjaga keamanan dari pencuri apalagi menjelang bulan puasa tingkatkan keamanan.

“Jika perlu gunakan satpam atau kunci ganda. Karena pelaku kejahatan kali ini lebih nekad dan berani. Sehingga perlu diantisipasi apalagi menjelang bulan puasa kerawanan akan meningkat,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here