Harga Sembako Merangkak Naik, Cabai Rawit, Ayam Potong Hingga Jengkol juga Naik

70
Beberapa warga saat berbelanja kebutuhan pokok di pasar

Cimanggis | jurnaldepok.id
Para pedagang di pasar tradisional merasa pasrah dengan kenaikan harga komoditas pangan menjelang bulan Ramadhan. Pantauan di sejumlah pasar tradisional, bahan pangan yang diperkirakan akan naik adalah cabai hingga daging ayam.

Seorang pedagang sayur di Pasar Pal Tugu, Kecamatan Cimanggis, Sumiyati mengatakan, biasanya cabai akan mengalami kenaikan cukup signifikan mendekati bulan puasa. Cabai rawit diperkirakan bakal naik hingga Rp 20 ribu per kilogram.

“Cabai naik-turun, tapi minggu depan enggak tahu ya, mendekati Ramadhan biasanya meledak. Cabai rawit bisa Rp 60 ribu ke Rp 70-80 ribu per kilogram,” ujarnya, kemarin.

Sumi mengaku hanya bisa pasrah dengan kenaikan harga bahan pangan. Dia berharap tidak ada kenaikan harga nantinya.

“Mudah-mudahan lah jangan naik. Sepi beneran ini, selama COVID-19 pendapatan turun 50 persen,”katanya.

Di lokasi sama, pedagang ayam, Sukamso mengatakan, harga daging ayam sudah mulai naik Rp 5.000 per kilo.

“Pokoknya kenaikan Rp 5.000 per jenis ayam. Kalau dada ayam biasanya per kilo Rp 50 ribu, sekarang Rp 55 ribu. Dari supplier sendiri sudah naik, sekarang mah enggak ada yang murah,” tandasnya.

Semua bahan pokok, kata dia, sudah naik jelang Ramadan. Biasanya nanti Ramadan naik lagi, tapi ini sudah digencet dari awal.

Ratno, pedagang minyak goreng menambahkan, harga minyak juga mengalami kenaikan.

“Minyak yang harganya paling tinggi karena sudah enggak ada HET. Terakhir masih Rp 36 ribu untuk 2 liter, sekarang Rp 50 ribu. Yang curahnya (dulu) Rp 20 ribu sekarang Rp 24 ribu,” katanya.

Dikatakannya, harga bahan sembako yang lain, seperti terigu, gula pasir, dan mie instan, naik tapi masih dalam batas normal.

“Naik 10 persen, kalau terigu, gula, telur, kopi renceng, mie instan naik, tapi gak terlalu signifikan,” ungkapnya.

Kenaikan juga terjadi pada Jengkol, saat ini buah berbau itu dibandrol Rp 60 ribu per kilogram. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here