Elektabiltas & Popularitasnya Masih Teratas, PKS Siap Usung Idris di Pilgub Jawa Barat

214
Mohammad Idris

Margonda | jurnaldepok.id
Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok, Imam Budi Hartono menyatakan kesiapannya untuk mengusung Wali Kota Depok, Mohammad Idris maju di Pemilihan Gubernur Jawa Barat di pilgub 2024 mendatang.

“Jika hasil survei Bapak Mohammad Idris bagus, maka kami harus dukung. Kami akan rekomendasikan ke DPP untuk jadi Gubernur Jawa Barat, tinggal DPP setuju atau tidak dan yang bersangkutan setuju atau tidak,” ujar Imam kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia menambahkan, meskipun ada gelagat tidak mau dari Idris, namun jika sudah keputusan dewan syuro dan keputusan partai, mau tidak mau yang bersangkutan harus mendapat pertimbangan.

“PKS siap memberikan tiket kepada siapapun, baik internal maupun eksternal, termasuk Pak Idris. Enggak harus internal, eksternal pun bisa. Contoh di pilpres 2019 lalu Prabowo-Sandi kan tidak ada kader PKS nya, awalnya ingin jadi wakil presiden kan mundur, akhirnya Bang Sandi,” paparnya.

Dikatakannya, tidak masalah bagi PKS mengusung seseorang yang bukan berlatarbelakang kader PKS.

“Kami harus realistis dan tidak mau memaksakan. Tapi untuk 2024 kami siap bertarung di pilpres, karena kami pun sudah memiliki calon dari internal PKS,” terangnya.

Lebih lanjut Imam mengatakan, nama Mohammad Idris saat ini masih menjadi yang teratas hasil survei intenal PKS diikuti dirinya.

“Kami secara rutin melakukan survei setiap enam bulan sekali, bukan sekedar elektabilitas tapi juga popularitas dari tokoh-tokoh PKS termasuk anggota dewan dari PKS. Jika hasilnya lebih ngetop dari dewan parati lain, maka kami lakukan evaluasi,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan Sekretaris Umum DPD PKS Depok, Hermanto. Ia mengatakan, pihaknya rutin melakukan survei internal setiap enam bulan sekali.

“Itu rutin kami lakukan untuk melihat elektabilitas dan popularitas kader kami. Termasuk saat ini kami tengah melakukan survei terkait siapa calon wali kota, gubernur dan presiden dari internal PKS,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here