Peringatan Tak Digubgris, Satpol PP Bongkar Paksa Puluhan Bangunan Liar

94
Petugas Satpol PP saat melakukan penertiban bangunan liar

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Sekitar 15 Pedagang Kaki Lima (PKL) dan bangunan semi permanen yang berada di sepanjang Jalan Sejajar Rel, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, dibongkar paksa.

Kasie Tranmastibum Satpol PP Kota Depok, Untung Setio mengatakan, penertiban tersebut dilakukan bersama tim gabungan.

“Iya. Melakukan penertiban PKL dan bangunan liar yang berdiri melebihi basa trotoar yang berada disejajar rel,” ujarnya, kemarin.

Menurut dia, penertiban itu sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 16 Tahun 2012 Tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum.

Sebelumnya, para PKL sudah diberikan surat peringatan (SP), tetapi mereka tidak menggubris surat tersebut. Satpol PP pun memutuskan membongkar bangunan itu.

“Para pemilik lapak sudah diberikan peringatan dengan beberapa tahap, mulai SP 1 hingga SP 3 telah dilayangkan. Kemudian, surat peringatan pemberitahuan pembongkaran diberikan 1×24 jam,”katanya.

Saat ditertibkan, lanjut Untung, para pemilik lapak juga sudah diberitahu terlebih dahulu dengan cara pendekatan oleh Satpol PP.

“Pembongkaran berjalan dengan pendekatan dengan PKL secara persuasif dan humanis,” jelasnya.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny mengatakan, sekitar 85 bangunan permanen dan semi permanen ditertibkan. Penertiban berjalan kondusif tanpa ada perdebatan dengan PKL.

“Sudah kami tertibkan dan berjalan lancar, karena pemilik bangunan sudah mengetahui pelanggaran yang dilakukan,” tuturnya.

Lienda berharap, setelah dilakukan penertiban tidak ada lagi PKL yang mendirikan bangunan di sejajar rel tersebut agar tidak menganggu aktivitas masyarakat. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here