Lakukan Sidak ke Depok, Wakil Menteri Pertanian Klaim Harga Sembako Relatif Aman

59
Wakil Menteri Pertanian didampingi Wakil Wali Kota dan OPD saat melakukan sidak ke Pasar Agung

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Harga bahan pokok di pasar tradisional di Jabodetabek dinilai relatif aman. Hal itu dikatakan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi saat meninjau harga sejumlah bahan pokok di Pasar Agung, Kecamatan Sukmajaya.

“Senang sekali saya bisa hadir ke pasar di Depok. Mudah-mudahan sesuai dengan yang ditugaskan Presiden, agar semua pedagang dan masyarakat menahan diri saling berhusnuzon dengan pemikiran jernih menyetok barang, pemerintah terus bekerja agar kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujarnya, Rabu (16/03).

Harvick mengaku telah mengunjungi beberapa pasar tradisional di Jabodetabek. Dalam kunjungannya, ia menyebutkan bahwa harga bahan pokok di pasar tradisional di Jabodetabek relatif stabil.

“Saya mengunjungi beberapa kota penyangga Ibu Kota, ada Tangerang Selatan, Bekasi, Depok, Bogor dan Jakarta sendiri. Kami lihat harga (bahan pokok) di beberapa pasar yang sudah dikunjungi ini sebenarnya relatif stabil,” paparnya.

Dikatakannya, harga cabai rawit merah naik dari Rp 50.000 menjadi Rp 75.000 per kilogram, sedangkan harga daging sapi saat ini mencapai Rp 135.000 per kilogram.

Harvick menjelaskan, akan berupaya agar harga bahan pokok yang naik kembali stabil dan masyarakat tetap mampu membeli kebutuhan pokok.

“Yang penting masyarakat mampu membeli, itu intinya. Kalau permasalahan akan naik atau turun, kalau tidak ada yang beli, ya sama saja. Jadi pemerintah lebih concern ke daya beli masyarakat,”katanya.

Harvick menjelaskan bahwa kenaikan harga kebutuhan pokok diperkirakan juga akan terjadi dalam waktu dekat, mengingat adanya perayaan hari-hari besar.

“Ada bulan suci Ramadhan, Idul Fitri, Idul Adha dan beberapa hari besar lainnya tentunya,” terangnya.

Harvick menyatakan bahwa produsen atau pedagang harus mematuhi standar harga yang sudah ditentukan pemerintah pusat.

“Kementan akan menindak pelanggar yang tidak mematuhi standar harga tersebut,” janjinya.

Terkait kenaikan komoditas pangan seperti minyak goreng, Harvick meminta agar tidak ada kasus penimbunan.

Untuk mengantisipasinya, dia meminta Pemerintah Kota Depok terus melakukan komunikasi dengan stakeholder terkait distribusi minyak goreng.

“Saya imbau agar pengelola pasar terus lakukan sinergi komunikasi. Mudah-mudahan bisa terus berjalan sehingga Ramadan dan hari besar lainnya semua terjaga (stok dan harga),” ungkapnya.

Sementara itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok memastikan, stok bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional aman menjelang Ramadan. Hal tersebut diketahui berdasarkan laporan harian yang disampaikan oleh masing-masing Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) pasar tradisional.

“Kami pantau tiap hari Insha Allah aman stoknya jelang puasa Ramadan,” kata Kepala Disperdagin Kota Depok, Zamrowi usai mendampingi Wakil Menteri Pertanian RI Harvick Hasnul Qolbi dan Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono melakukan inspeksi mendadak di Pasar Agung, Kecamatan Sukmajaya.

Zamrowi mengungkapkan, saat ini komoditi yang mengalami kenaikan adalah minyak goreng, cabai, dan daging sapi. Untuk cabai merah keriting mengalami kenaikan sekitar Rp 2 ribu – 5 ribu per kilogram atau rata-rata Rp 45 ribu/kg. Kemudian daging sapi murni Rp 130 ribu/kg.

Kemudian, harga telur ayam ras rata-rata Rp 24 ribu/kg. Lalu, beras kualitas premium Rp 12 ribu/kg, cabai rawit merah Rp 70 ribu/kg, dan cabai rawit hijau Rp 40 ribu/kg, bawang merah sedang Rp 35 ribu/kg, dan bawang putih cutting Rp 30 ribu/kg.

“Semua harga ini masih terkendali, naiknya harga cabai juga terjadi dari hulunya (pertanian) karena faktor cuaca jadi ada kenaikan sedikit,” pungkasnya seperti dilansir berita.depok.go.id. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here