Siap Kerja Keras, Pengurus IPSI Depok Periode 2022-2026 Dilantik

112
Ketua dan pengurus IPSI foto bersama dengan Wali Kota Depok

Tapos | Jurnal jurnaldepok.id
Ketua I Pengprov IPSI Jawa Barat, Asep Hendra Maulana kemarin melantik pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Depok masa bakti 2022-2026.

Pada kesempatan itu, Asep berpesan kepada para pengurus IPSI Kota Depok yang baru dilantik untuk lebih intens lagi melaksanakan pembinaan terhadap para penggiat seni bela diri pencak silat yang tergabung di Perguruan Pencak Silat yang berada diberbagai penjuru wilayah Kota Depok.

“Saya mendapat kabar bahwa di Depok banyak sekali perguruan pencak silat yang eksis dan aktif bahkan jumlahnya lebih dari 38 perguruan pencak silat, ini merupakan aset yang harus terus dikembangkan sebagai wadah melestarikan seni bela diri pencak silat, untuk itu kami berharap kepada pengurus IPSI yang baru dilantik agar segera melakukan manuver dengan meningkatkan pembinaan terhadap perguruan pencak silat demi kelestarian seni bela diri pencak silat yang merupakan salah satu warisan budaya tradisional Indonesia yang sudah diakui oleh dunia Internasional,” ujar Asep Hendra Maulana.

Menanggapi hal ini, Ketua IPSI Kota Depok, H. Hasanuddin mengaku siap bekerja keras untuk meningkatkan kiprah para perguruan pencak silat yang tersebar disejumlah wilayah Kecamatan di Kota Depok sebagai wadah pengembangan seni bela diri pencak silat.

“Alhamdulillah hari ini (kemarin, red) Pengprov IPSI Jabar sudah melantik 39 pengurus IPSI Kota Depok yang siap bekerja keras guna meningkatkan kiprah perguruan pencak silat dalam upaya melestarikan seni budaya pencak silat diwilayah Kota Depok,” ujar Hasanuddin.

Dikatakan Hasan, mengevaluasi kegiatan riil perguruan pencak silat akan menjadi prioritas utama
IPSI Kota Depok dalam melaksanakan penataan dan pembinaan terhadap perguruan pencak silat diwilayah Kota Depok.

“Kalau bicara data, cukup banyak perguruan pencak silat di Depok bahkan jumlahnya mencapai lebih dari 85 perguruan, namun dari hasil evaluasi kami pada akhir tahun 2021 hanya sebagian perguruan yang benar benar eksis dan melaksanakan kegiatan pelatihan pencak silat sementara sebagian lagi tidak aktif, untuk itu pada awal kinerja kepengurusan yang baru dilantik, kami akan melakukan evaluasi kegiatan di semua perguruan pencak silat yang terdaftar di IPSI Kota Depok,” ujarnya.

Pernyataan Ketua IPSI Kota Depok, H. Hasanuddin untuk meningkatkan pembinaan terhadap perguruan pencak silat disambut baik oleh Aris penggiat seni bela diri pencak silat yang bernaung di Sanggar Seni Budaya Saung DJi’ih Cinere.

“Kami berharap kedepan ada peningkatan pembinaan terhadap para penggiat seni bela diri pencak silat, karena perhatian dari IPSI tentu akan menjadi motivasi bagi para penggiat seni bela diri pencak silat untuk lebih giat lagi melaksanakan pengembangan seni budaya pencak silat agar tidak hilang ditelan derasnya seni budaya asing yang tidak selaras dengan seni budaya bangsa Indonesia,” tegas Aris.
Harapan senada dilontarkan oleh Nurman Olay pembina Perguruan Pencak Silat Pasundan Indonesia yang bermarkas di Kampung Kresek RW 08, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo.

“Kami sangat menantikan manuver jajaran pengurus IPSI dalam melakukan pembinaan terhadap perguruan pencak silat, dan kami berharap kedepannya nanti akan ada peningkatan perhatian terhadap kegiatan pengembangan seni bela diri pencak silat terutama di padepokan perguruan pencak silat yang benar benar aktif dan berprestasi,” tutup Nurman. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here