Gawat! Pasutri Diduga Dalangi Praktik Prostitusi Online di Jalan Abdul Wahab Sawangan

388
ilustrasi

Sawangan | ilustrasi
Pasangan suami istri dituding sebagai otak bisnis prostitusi online di rumah kos di Jalan Abdul Wahab, RT 05/ 07 Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan, yang digerebek warga.

Ketua RT 05/07, Pepen kepada wartawan mengatakan, pasutri penghuni kos-kosan diduga menjadi dalang adanya lokalisasi prostitusi online. Dimana, pasangan suami istri tersebut sering membawa orang tidak dikenal ke dalam indekos.

Melihat gelagat tersebut, dua warga sekitar mencoba menjebak pasutri penghuni kos, yang menjajakan diri lewat aplikasi.

“Akhirnya dijebak warga kami, dicoba mau sewa jasanya. Eh direspon ternyata. Setelah direspon, si wanita tersebut pun memberi harga Rp 300 ribu sekali main. Setelah ada bukti benar bahwa terdapat lokalisasi yang dijajakan secara online di indekos, kami bergerak,” ujar Pepen, kemarin.

Pepen, bersama warga langsung menggerebek kosan itu dan melabak pasutri.

“Akhirnya deal harga Rp 300 ribu, nah dua warga yang ngejebak itu sama saya, sama anak saya, ke kosannya dan digerebek,” katanya.

Pepen mengatakan, keberadaan warga yang akan menggerebek ternyata sudah diketahui oleh pasutri tersebut. Mereka pun mencoba sembunyi dibalik rak atau etalase makanan. Namun pasutri itu ketahuan dan langsung diperiksa.

Aparat polisi yang datang kemudian mengamankan pasutri tersebut beserta barang bukti yang ditemukan di lokasi.

“Akhirnya ketahuan, dibawa ke kamarnya terus nemuin alat kontrasepsi dua kotak. Setelah itu polisi datang dan dibawa ke Polsek Bojongsari dan dibawa lagi ke Polres Metro Depok,” tuturnya.

Pepen mengatakan, pihaknya mengimbau pada pemilik indekos tersebut agar lebih selektif lagi pada calon penyewa. Ia pun meminta pemilik kontrakan agar mewajibkan penyewanya untuk melapor ke pengurus lingkungan setempat.

Video penggerebekan prostitusi online tersebut viral dan beredar luas di sosial media. Di dalam unggahan akun Instagram disebutkan bahwa penggerebekan terjadi pada Sabtu, (12/03) tengah malam.

Isi keterangan dalam unggahan video penggerebakan tersebut berbunyi “warga Sawangan menggerebek sebuah kosan di Jalan Abdul Wahab RT 05 RW 07 Sawangan Lama, yang diduga digunakan sebagai tempat prostitusi online, mirisnya lagi depan kosan tersebut ada masjid dan mushola.

Dijelaskan juga, penggerebekan tersebut berlangsung sekira pukul 23.00 WIB, hingga akhirnya polisi datang 2,5 jam berselang pada pukul 01.30 WIB. Dari dalam kosan tersebut, warga mengamankan empat orang yang terdiri dari dua pria dan dua wanita.

Setelah diperiksa, diketahui bahwa para remaja ini berasal dari luar Kota Depok, yakni dari daerah Pondok Gede, Ciracas, hingga Cianjur.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, membenarkan bahwa para remaja ini telah diamankan ke Mapolrestro Depok. Namun demikian, Yogen menambahkan hasil pemeriksaan belum ditemukan unsur-unsur pidana.

“Sementara hasil pemeriksaan belum cukup unsur,” katanya pada wartawan.

Yogen menuturkan, unsur pidana belum terpenuhi musabab prostitusi tersebut belum dilakukan dan tidak ada transaksi uang di dalamnya.

“Karena perbuatannya belum terjadi dan transaksi uangnya belum ada,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here