Wali Kota Depok Minta Politisi Tahan Syahwat Politiknya, Apalagi Tunda Pemilu & Presiden 3 Periode

118
Mohammad Idris

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris meminta semua pihak untuk memberikan perhatian penuh untuk penanganan pandemi Covid-19 secara baik. Idris berharap Indonesia dapat memasuki masa transisi dari pandemi menjadi endemi dengan cepat.

Menurut Idris, bukan hanya urusan kesehatan atau juga pemulihan ekonomi yang dibutuhkan. Namun, ada aspek lain yang juga mesti diperhatikan.

“Satu lagi nih penting, bahwa kita tahan untuk umum ya, pesan saya tolong ditahan syahwat politiknya,” ujar Idris dalam diskusi MNC Trijaya Network bertajuk ‘Bersiap Hidup di Era Endemi’ yang digelar secara daring, Sabtu (12/03).

Pesan tersebut diberikan Idris untuk menanggapi salah satu isu yang belakangan menuai kontroversi di tengah masyarakat, yakni isu penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Idris mengatakan, isu itu justru mempengaruhi psikologi masyarakat yang sudah terbebani akibat kondisi pandemi Covid-19.

Lebih lanjut Idris mengatakan, pentingnya mengutamakan dan mengedepankan keseimbangan kesehatan, ekonomi dan sosial di saat sekarang ini.

Maka, kata dia, para politisi dan pejabat publik agar menahan dan mengendalikan syahwat politik dan statement bernuansa kegaduhan untuk menjaga suasana psikologi masyarakat.

“Isu tiga periode, isu gonggongan anjing dan sebagainya, tolong syahwat politik, statement pejabat publik sebagai teladan, tolong ditahan dulu,” tegasnya seperti dilansir dari mohammadidris.id.

Idris menambahkan, perlunya politisi maupun pejabat publik memiliki sikap agile yakni kesesuaian antara perkataan dengan perbuatan, sikap berani, jujur, peduli, komunikatif, inisiatif, akomodatif dan rasa empati.

“Intinya memiliki integirtas tinggi dalam membangun negeri demi ibu pertiwi dan anak bangsa sendiri,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji|*

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here