Tak Butuh Waktu Lama, Gengster Penyerang Kampung Baru Diringkus Polisi

1233
Aparat kepolisian saat mengamankan gesngster penyerang Kampung Baru

Margonda | jurnaldepok.id
Para terduga pelaku penyerangan di Kampung Baru Cagar Alam, Kecamatan Pancoran Mas, berhasil diamankan aparat Kepolisian Polres Metro Depok.

Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan, setelah kejadian pada Minggu (06/03) dini hari, pihaknya kemudian menurunkan tim khusus gabungan yang juga melibatkan Polsek Pancoran Mas.

“Tim akhirnya melakukan identifikasi pelaku, didapati bahwa beberapa nama yang sudah muncul karena ada satu pelaku yang juga menjadi korban ternyata sedang di rumah sakit, di wilayah Depok,” ujarnya, kemarin.

Penangkapan berawal dari salah satu pelaku penyerangan yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Dari situlah, polisi berhasil melakukan pengembangan atas kasus ini.

“Yang bersangkutan kami jadikan dasar untuk pengembangan, akhirnya kami amankan enam orang pelaku,” jelasnya.

Dari enam orang yang diamankan itu, lanjut Yogen, dua di antaranya adalah tersangka utama pembacokan terhadap warga, sedangkan empat orang lainnya dijerat atas sangkaan Undang-Undang Darurat karena kedapatan membawa senjata tajam.

Dia mengatakan, diduga masih ada pelaku lainnya yang juga ikut terlibat dalam aksi brutal tersebut.

“Yang lainnya masih kami kejar. Dari nama-nama yang kami dapatkan sekitar 15 nama yang ada di TKP dari kelompok tersebut. Dilakukan pengembangan lagi, karena dari 15 nama itu ada tiga orang kemungkinan melakukan pembacokan juga,” terangnya.

Menurut hasil introgasi sementara terhadap para pelaku, kata Yogen, diduga awalnya mereka terlibat tawuran dengan kelompok lain.

“Tapi karena kalah jumlah, mereka melarikan diri melewati TKP, disitu ada warga yang berkumpul, kemudian beberapa warga mencoba mengamankan pelaku yang lewat karena membawa sajam (senjata tajam). Akibatnya mereka (pelaku) membacoki warga dan merusak lingkungan sekitar, rumah dan warung,” ungkapnya.

Akibat ulah para pelaku itu, tiga warga dilaporkan mengalami luka bacok cukup serius.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku bakal dijerat dengan Pasal 170 tentang pengeroyokan yang ancamannya lima tahun enam bulan penjara. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here