Kampung Baru Diserang Gengster, 3 jadi Korban Salah Satunya Warga Yang Pulang Mancing Lele

640
Seorang warga yang menjadi sasaran gengsters saat menjalani perawatan

Pancouran Mas | jurnaldepok.id
Kelompok pemuda diduga gengster menyerang pemukiman warga di Kawasan Cagar Alam, Kampung Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Sabtu (05/03). Peristiwa itu mengakibatkan tiga warga terluka terkena sabetan senjata tajam.

Data yang dihimpun menyebutkan, diduga awalnya pelaku yang melakukan serangan itu sedang terlibat tawuran dengan kelompok lain di wilayah Pancoran Mas Depok. Namun lawannya kabur ke pemukiman di Jalan Siwagandu dekat Cagar Alam, Kampung Baru, Kecamatan Pancoran Mas.

Akibatnya, sejumlah warga yang sedang ronda ikut kena serang. Para pelaku, menyerbu dengan senjata tajam. Tiga orang dilaporkan mengalami luka bacok cukup parah. Mereka yakni, Sudiro Swasono luka sobek di punggung.

Kemudian, Sumarto pengemudi ojek online, luka sobek di pangkal leher kepala belakang dan tangan kiri sobek. Korban berikutnya adalah Ihwan Ampulembang mengalami luka sobek dipunggung bawah, ketiak kanan, siku tangan kanan dan jempol kaki.

Menurut penuturan saksi, para pelakunya berjumlah belasan orang dan masih remaja. Mereka datang menggunakan sepeda motor saling berboncengan sambil membawa senjata tajam.

Berdasarkan keterangan korban Imam, dirinya baru mendapatkan perawatan di rumah sakit beberapa jam kemudian.

“Baru tadi pagi sekitar pukul 7.00 sd 8.00 WIB baru diinfus dan dioperasi untuk dijahit. Sedangkan kedua korban lainnya yang tidak saya kenal mengalami luka bacok cukup parah di badan,” ujarnya kepada wartawan usai dikonfirmasi melalui telepon, kemarin.

Imam mengungkapkan, kronologis penyerangan yang dialaminya tersebut, kala itu dia usai mancing Galatama Ikan Lele bersama teman-temannya kemudian singgah ke toko umpan Akang Fishing.

“Kebetulan di toko umpan kami sedang mesan nasi uduk, beberapa suap makan tiba-tiba datang gerombolan bocah-bocah remaja sekitar 10 motor dengan satu motor boncengan tiga orang langsung membacok menggunakan senjata tajam,” katanya.

Saat itu salah satu pelaku usia remaja, lanjut Imam, sempat teriak menyebutkan seperti orang yang sedang dicari.

“Pelaku sempat bilang ‘ini yang gue cari’, setelah itu tanpa ada persiapan dari belakang salah seorang pelaku langsung membacokan senjata tajam mengenai punggung, setelah itu langsug ditolong warga kebetulan anggota Pokdarkamtibmas dan dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Setelah dibawa ke rumah sakit, ia tidak tahu kalau ada dua orang korban lainnya yang juga warga terluka parah dibacok para pelaku. Dia berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap para pelaku agar tidak membuat resah dan jatuh korban lagi.

Sementara itu Katim Patroli Printis Presisi (3P), AKP Winam mengatakan, dibawah pimpinan Wakatim 3P, Aiptu Suwinta bergegas langsung ke lokasi kejadian setelah ada laporan tawuran antar kelompok pemuda.

“Ketika anggota gabungan Tim 3P dipimpin Aiptu Suwinta para pelaku tawuran sudah pada bubar. Namun dari lokasi dibantu tim Opsnal Polres Metro Depok dan warga berhasil mengamankan empat bilah senjata tajam jenis celurit dan golok sekitar lokasi kejadian,” tandasnya.

Selain itu, sambungnya, para pelaku tawuran juga merusak rumah warga termasuk mobil warga yang sedang terparkir di pinggir jalan dan dipecah kacanya.

“Rumah warga ada yang dirusak termasuk mobil Nissan March warna merah, kaca belakang dipecah diduga dengan dilempar menggunaka batu. Untuk barang bukti sajam telah kami serahkan ke anggota Reskrim Polsek Pancoran Mas untuk proses penyelidikan,” ungkapnya.

Terpisah Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas, Iptu Abu mengatakan, terkait peristiwa tawuran antar kelompok pemuda di daerah Kavling Cagar Alam, sampai saat ini anggotanya masih melakukan penyelidikan.

“Pelaku masih kami lidik. Sedangkan para saksi baru diminta keterangan termasuk para korban yang terkena bacok kini kondisi masih kritis dirujuk ke RS Fatmawati,” tandasnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno menambahkan, untuk motif masih diselidiki.

“Sejumlah saksi sudah kami mintai keterangan termasuk barang bukti CCTV di sekitar lokasi,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here