Manfaatkan Anak-anak untuk Raih Simpati, Manusia Silver Digaruk Satpol PP

137
Manusia silver dan anaknya saat beraktivitas di Jalan Margonda

Margonda | jurnaldepok.id
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok terus menertibkan para pengamen, pengemis, dan pedagang kaki lima yang berjualan pada bukan tempatnya di sejumlah jalan protokol.

Sedikitnya ada 30 orang yang diamankan oleh petugas dari Jalan Raya Margonda dan sekitarnya. Dari beberapa yang diamankan, terdapat seorang anak manusia silver yang terjaring oleh petugas.

Komandan Tim Garuda 1 Satpol PP Kota Depok, Asep Apriansyah, mengatakan, anak yang menjadi manusia silver itu ditinggalkan oleh orang tua nya yang kabur melarikan diri.

“Kami tertibkan manusia silver, jadi orang tuanya jadi silver cuma ada kami langsung kabur, terus anaknya ditinggal, ya sudah kami amankan dan tidak secara paksaan. Kami amankan untuk didata. Merasa anaknya dibawa, orangtuanya ada di rumah nyusul lah ke kantor buat klarifikasi. Mereka bikin pernyataan agar anak itu tidak turun lagi ke jalan,” ujarnya.

Untuk menarik simpati, katanya, mereka membawa anak untuk dipekerjakan.

“Iya rutin, jadi bukan terkait adanya pengaduan karena kami monitor setiap harinya,” katanya.

Sebelumnya, Tim Garuda Satpol PP Kota Depok mengamankan seorang pengamen yang berpakaian Robocop saat berkeliaran di Jalan Juanda.

Kepala Satpol PP Depok, Lienda Ratnanurdiany mengungkapkan, yang bersangkutan diamankan saat tengah beraksi di jalanan.

“Iya mengganggu ketertiban umum makanya kami amankan,” jelasnya.

Selain pengamen dengan kostum Robocop, Satpol PP juga mengamankan sejumlah manusia silver dan pengamen yang beroperasi di kawasan Jalan Margonda serta Juanda.

Mereka yang terciduk petugas kemudian menjalani pendataan dan pembinaan untuk selanjutnya dikoordinasikan ke Dinas Sosial Kota Depok.

Lienda mengaku, saat ini angka pengamen, maupun pengemis jalanan di Kota Depok sudah jauh berkurang. Sebab, rata-rata mereka adalah pendatang yang bertolak dari luar daerah. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here