Akses Jalan Wakaf Digusur, Proyek Tol Cinere Jagorawi Didemo Warga

213
Warga Beji saat melakukan aksi unjuk rasa di proyek Tol Cijago

Beji | jurnaldepok.id
Ratusan warga di RW 10 Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, menggelar aksi unjuk rasa di proyek pekerjaan Tol Cinere – Jagorawi (Cijago) pada, Sabtu (26/2).

Koordinator aksi, Arif Maulana mengatakan, warga di RW 10 terdiri dari empat RT yaitu 3,4,5 dan 6 menuntut kepada pihak tol untuk segera mengembalikan jalan sesuai dari empat ruas jalan wakaf milik warga yang digusur.

“Dari mediasi yang ada pihak Tol Cijago mengacu sesuai dari Dinas PUPR keempat jalan yang kegusur hanya digantikan satu jalan pengganti yaitu JPO, itu warga yang menolak keras hingga kita turun aksi,” ujarnya.

Dikatakannya, warga melakukan aksi demo untuk menuntut hak nya dalam mengembalikan fungsi kembali empat ruas jalan yang kegusur yaitu Jalan Saidan, Kaswi, Rait, dan Jalan Aceng yang berasal dari wakaf.

“Dampak penggusuran jalan sebagai alternatif tersebut banyak para pedagang yang merugi dan banyak tutup,” katanya.

Keempat jalan yang digusur pengerjaan proyek tol, lanjut Arif, merupakan jalur hidup dan menjadi salah satu jalan utama di Curug Agung-Tanah Baru.

“Aksi ini sebagai upaya warga akan tetap dijalankan setiap Sabtu sebagai bentuk kekecewaan sampai terialisasi,” paparnya.

Ditegaskannya, keinginan warga fokus kepada pengembalian jalan yang digusur ke semula. Selain permasalahan itu, keluhan warga yang lainnya banyak dinding rumah warga yang retak dan bising lantaran pengerjaan dilakukan malam hari. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here