Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, RSUI Tambah Puluhan Tempat Tidur

22
RSUI

Beji | jurnaldepok.id
Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Depok menambah jumlah kapasitas tempat tidur untuk perawatan Covid-19.

Direktur Utama RSUI, Dr Astuti Giantini kepada wartawan mengatakan, penambahan tempat tidur dilakukan sebagai bentuk dukungan dan antisipasi terhadap upaya Pemerintah Kota Depok dalam menekan angka penularan Covid-19 yang semakin meningkat.

“Penambahan yang dilakukan sejak minggu pertama Februari 2022 ini juga merupakan bentuk komitmen RSUI sebagai rumah sakit yang didedikasikan untuk penanganan pasien Covid-19,” ujarnya, kemarin.

Dengan adanya lonjakan kasus harian Covid-19 khususnya di Kota Depok, maka sebagai langkah antisipasi RSUI bergerak cepat melakukan penambahan kapasitas bed di lantai 11 dengan jumlah 25 bed.

“Namun, penambahan bed ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan kondisi kasus Covid-19 dan ketersediaan jumlah bed di fasyankes (Fasilitas Pelayanan Kesehatan) yang ada di Kota Depok melalui koordinasi Dinkes Depok,” paparnya.

Lebih lanjut, Astuti menjelaskan, tidak semua pasien yang terpapar Covid-19 harus dirawat di rumah sakit. Ada beberapa ketentuan penatalaksanaan pasien Covid-19 yang disesuaikan dengan gejala yang dialaminya. Hal ini mengacu pada panduan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Penambahan ruang perawatan Covid-19 diperuntukkan bagi pasien yang memang memerlukan perawatan lebih lanjut atau mengalami gejala yang berat, sehingga perlu dilakukan perawatan intensif seperti pasien-pasien komorbid,” katanya.

Sedangkan, lanjutnya, untuk pasien-pasien yang tidak bergejala atau mungkin bergejala, tetapi sifatnya ringan-sedang, diimbau untuk isolasi mandiri di rumah atau isolasi terpusat seperti Rumah Sakit Darurat atau bisa juga tempat atau penginapan yang khusus untuk isolasi mandiri seperti Pusat Studi Jepang UI.

Berdasarkan data Rumah Sakit saat ini, bed occupation ratio (BOR) untuk isolasi Covid-19 RSUI sudah mencapai 89 persen atau sebanyak 50 tempat tidur dan ICU mencapai 71 persen atau sebanyak 8 tempat tidur.

Secara keseluruhan, total kapasitas tempat tidur pasien Covid-19 di RSUI sebanyak 66 bed, yang terdiri dari ICU Covid-19 8 bed, isolasi tekanan negatif 50 bed, NICU 1 bed, dan IGD Covid-19 sebanyak 7 bed.

“Sesuai koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Depok, apabila dibutuhkan kembali penambahan kapasitas bed, maka akan dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan SDM (Sumber Daya Manusia), sarana prasarana dan fasilitas medis,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here