Dikira Musuhnya Saat Tawuran, Polisi Diserang Gerombolan Gengster di Jembatan Panus

148
ilustrasi

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Anggota Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Depok berhasil membekuk kawanan kelompok gengster yang sedang tawuran di sekitar Jembatan Panus, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

Namun, pada saat menangkap para pelaku tawuran, anggota Polisi sempat diserang menggunakan senjata tajam.

Katim Tim 3P, AKP Winam Agus mengatakan, anggotanya mendapatkan laporan dari warga terjadi tawuran sekitar pukul 04.00 WIB antara dua kelompok berbeda di atas Jembatan Panus.

Penangkapan para pelaku bermula ketika kami sedang patroli dan membubarkan sekumpulan anak muda di kawasan Cilangkap, Tapos. Selesai dari situ, patroli pun berlanjut ke Simpangan Depok, Jalan Siliwangi, hingga ke kawasan Jembatan Panus.

“Saat tiba di Jembatan Panus, kami memergoki dua kelompok yang sedang tawuran. Kami lakukan pengejaran dan berhasil mengamankan tiga orang pelaku,” ujarnya, kemarin.

Winam mengatakan, para pelaku yang diamankan ini sempat mengira personel Tim Perintis Presisi Polrestro Depok merupakan kelompok yang juga ikut terlibat tawuran.

“Kami masuk kedua belah pihak yang sedang berhadap-hadapan saling serang. Mereka menyangka kami dari salah satu geng, sehingga mereka berusaha melawan kami dengan senjata tajamnya,” tuturnya.

Namun begitu, kata dia, mereka tahu bahwa ia dari Perintis Presisi dan mereka lari tunggang langgang sampai jatuh.

“Salah satu terluka tangannya karena saat jatuh itu sajamnya melukai tangannya sendiri. Petugas langsung menyisir di tempat kejadian dan mendapatkan tiga orang remaja. Dari ke tiga remaja yang kami amankan, juga ditemukan dua buah senjata tajam jenis celurit, satu stik golf dan satu senjata tajam jenis parang,” paparnya.

Dia mengungkapkan ketiga remaja bersama senjata tajam langsung diserahkan ke petugas piket Reskrim Polsek Pancoran Mas.

Sementara itu dari hasil keterangan pelaku, kedua kelompok yang terlibat tawuran tersebut berasal dari kelompok Geng Jambon melawan Geng Melati.

“Para remaja yang kami amankan berasal dari anak asal Sugutamu dan dari Cipayung ini membantu Kampung Jambon,” ungkapnya.

Terpisah Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas, Ipda Abu mengungkapkan, pihaknya menerima penyerahan terduga pelaku tawuran dari Tim 3P bersama sejumlah senjata tajam.

“Dari hasil pemeriksaan BAP para pelaku, satu diantaranya WM, terbukti kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit sudah ditahan di Mapolsek Pancoran Mas,” katanya.

Dia menambahkan, dua remaja lain yang tidak terbukti bersalah dibebaskan membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here