Selokan Tol Desari Jebol, Delapan Rumah Warga Limo Kebanjiran

93
Terlihat air merendam rumah warga lantaran selokan Tol Desari Jebol

Limo | jurnaldepok.id
Sedikitnya delapan rumah milik warga Jalan Pipa Gas RT 01/04, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Jumat malam (18/2) terendam banjir lumpur.

Ketua RW 04, Kelurahan Krukut Darip Hendrian mengatakan, banjir lumpur yang merendam 8 rumah warga berasal dari selokan air tol Desari yang jebol dan luapan air mengalir ke permukiman warga.

“Hujan pada hari Jumat sore memang sangat deras sehingga kawah selokan tak mampu menampung debit air yang terus meninggi dan parahnya lagi bagian tanggul selokan jebol, sehingga luapan air mengalir ke permukiman warga dan merendam 8 rumah warga di RT 01/04,” ujar Darip kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakan Darip, jebolnya selokan air pembuangan yang dibuat oleh pihak pengelola tol Desari ditengarai akibat belum tuntasnya pembuatan selokan menuju kali Rawajati sehingga laju air menjadi terhambat.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pak Lurah dengan harapan agar pak Lurah dapat mengawal surat pihak pengelola tol kepada pihak Pertama terkait ijin normalisasi saluran air yang melintasi jalur pipa gas dan perlu diketahui juga bahwa kami juga sudah meminta kepada pihak pengelola jalan tol Desari untuk mencarikan solusi atas permasalahan ini,” kata Darip yang juga menjabat sebagai Ketua Paguyuban RT / RW Kelurahan Krukut.

Menanggapi hal ini, Lurah Krukut, Kecamatan Limo, H. Tajudin mengaku telah melakukan pemanggilan pihak pengelola tol Desari untuk meminta keterangan dari pihak pengelola tol serta dalam kerangka mencarikan solusi agar hal serupa tidak lagi terjadi dimasa mendatang.

“Kami sudah panggil para pihak untuk memberikan penjelasan terkait luapan air dari selokan Tol Desari ke pemukiman warga, mudah mudahan akan ada solusinya,” tegas H. Tajuddin.

Dia menambahkan, penanganan atas permasalahan banjir diwilayah RT 01/04 harus dilakukan sesegera mungkin mengingat curah hujan saat ini masih cukup tinggi.

“Intensitas hujan masih sangat tinggi sehingga kejadian serupa bisa saja terulang lagi jika tidak ada penanggulangan segera, untuk itu kami meminta kepada semua pihak terkait agar sesegera mungkin menindak lanjuti permintaan warga terkait penanggulangan masalah luapan air dari selokan di jalur pipa Gas guna mengantisipasi luapan air ke permukiman warg,” tegas Tajuddin. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here