Perusak Posko Ormas Terancam 5 Tahun Penjara, Satu Orang Masih Buron

123
Andi Rio Rahmat

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Tiga anggota ormas telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyerangan dua posko ormas di Kota Depok dan para pelaku terancam dijerat dengan hukuman lima tahun penjara. Berkas terkait kasus penyerangan pada posko ormas itu telah dilimpahkan dari polisi ke Kejaksaan Negeri Depok pada, Rabu (16/02).

Adapun tiga tersangka yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan ke kubu ormas, masing-masing berinisial AP (20), Mn alias Dogol (26) dan GBT (21),

Mereka diyakini terlibat dalam kasus penyerangan dua posko ormas yang berlokasi di Kampung Pulo Mangga, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Depok dan posko lainnya di Jalan Pendowo, Limo beberapa waktu lalu.

“Bahwa benar penyidik Polres Metro Depok telah mengirim berkas perkara atas tersangka inisial AP, Mn alias Dogol dan GBT alias Belo. Kepala Kejaksaan Negeri Depok telah menunjuk dua jaksa profesional selaku peneliti berkas (P-16) yakni Alfa dera dan Charles pangaribuan,” ujar Kasi Intel Kejaksaan Negeri Depok, Andi Rio Rahmat dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Selanjutnya, kata dia, dari hasil penelitian masih ada beberapa kekurangan formil dan materiil dalam berkas perkara yang dibuat penyidik yang harus dilengkapi oleh penyidik dan tiga tersangka tersebut disangkakan penyidik dengan pasal 170 KUHP dan 406 KUHP yang mana ancaman maksimalnya adalah penjara 5 tahun 6 bulan.

“Hal itu sesuai petunjuk (P-19) yang diminta jaksa peneliti terhadap pihak-pihak lain yang terlibat di dalam perbuatan sesuai sangkaan penyidik, yakni kekerasan atau pengrusakan posko ormas,” paparnya.

Andi menegaskan, jika dalam pemeriksaan lanjutan tersebut penyidik menemukan alat bukti baru adanya peristiwa pidana lain yang yang memicu terjadi perbuatan kekerasan atau pengrusakan posko tersebut, maka dapat dilakukan penyidikan dalam kasus yang berbeda.

“Kami percaya rekan rekan penyidik akan bekerja profesional dan berkompeten dalam melakukan penyidikan, karena berdasarkan informasi dari jaksa peneliti saat berkordinasi berkas perkara, penyidik akan segera melakukan rekonstruksi terkait perbuatan para tersangka dalam waktu dekat ini.”katanya.

Selain tiga tersangka tadi, aparat juga sedang memburu satu pelaku lainya yang diduga kuat ikut terlibat dalam kasus tersebut. Andi mengaku, pihaknya telah mengantongi identitas yang bersangkutan.

“Kami dari seksi intelijen meminta masyarakat untuk menginformasikan kepada Kepolisian terdekat apabila mengetahui keberadaan buronan atas nama RF alias Belo yang disangkakan terlibat kasus kekerasan atau pengrusakan sesuai sangkaan penyidik,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here