Keren! Gubernur Desain Langsung Alun Alun Sabojong dari Atas Perahu

251
Gubernur didampingi wali-wakil wali kota saat mendesain langsung Alun Alun Sabojong dari atas perahu

Sawangan | jurnaldepok.id
Rencana Pemerintah Kota Depok untuk membangun alun alun di wilayah barat mendapat respon positif dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Bahkan, dirinya mendesian langsung Alun Alun Sabojong (Sawangan-Bojongsari) dari atas perahu yang ditumpanginya.

Disaksikan Wali-Wakil Wali Kota Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono dan para kepala OPD, pria yang akrab disapa Kang Emil itu terlihat mahir dalam menggambar, meskipun dalam kondisi dan ruang yang terbatas.

Uniknya, Emil menggambar lokasi yang nantinya akan dibangun Alun Alun Sabojong pada saat mengelilingi Situ 7 Muara menggunakan perahu air.

Dalam desian itu, Emil menggambar jembatan yang melintang di atas Situ 7 Muara untuk menghubungkan wilayah Sawangan dan Bojongsari. Tak hanya itu, ia pun menggambar satu buah menara yang tepat berada di tengah-tengah pulau kecil situ.

“Alun alun ini nantinya harus ada ikon yang menjadi kebanggaan masyarakat dan pengunjung jika datang ke lokasi,” ujarnya, kemarin.

Tak hanya itu, Emil juga merasa takjub melihat pemandangan Situ 7 Muara yang dikelilingi penghijauan.

“Lokasinya juga istimewa karena nempel dengan Situ 7 Muara Bojongsari,” paparnya.

Terkait anggaran untuk pembangunan Alun Alun Sabojong, pihaknya mengaku siap untuk berkolaborasi dengan Pemkot Depok.

“Anggaran bisa dari provinsi atau gabungan dan tahun depan mulai kerja. Kami memiliki program strategis (anggaran tahunan,red). Anggaran dari Rp 15-30 miliar,” jelasnya.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pihaknya sudah melayangkan disain terkait pembangunan alun alun kepada gubernur.

“Ini tinggal masalah konstruksinya saja, karena kemarin dihitung-hitung APBD Depok agak mepet, makanya harus melirik ke provinsi. Beliau (Gubernur,red) meresponnya, paling tidak kolaborasi, tidak semuanya dicover oleh provinsi, termasuk kami gandeng juga PT Pakuan,” tandasnya.

Dikatakannya, pada 2023 mendatang ada anggaran tematik dari provinsi salah satunya terkait pembangunan alun alun.

“Itu dianggarkan per alun alun Rp 20 miliar lebih, tergantung luasannya. Bisa saja misalnya Rp 200 miliar karena ini yang dibangun cukup luas. Untuk anggaran dari Depok kami akan lihat, begitu juga nanti dari provinsi dan pusat. Setelah itu akan dipastikan di KUAPPAS, kalau RKPD programnya sudah, penghitungan anggarannya di KUAPPAS dan disesuaikan dengan kesiapan provinsi,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here