Aniaya Bocah Beji, Satpol PP Sweeping Rumah Penampungan Ondel Ondel

211
Anggota Satpol PP saat mendatangi rumah yang dijadikan tempat penampungan ondel ondel

Beji | jurnaldepok.id
Paska kejadian penganiayaan yang dilakukan pengamen ondel ondel terhadap bocah di Kukusan, Kecamatan Beji, Satpol PP melakukan razia. Razia ditujukan ke sejumlah rumah penampungan atau rumah kontrakan para pengamen ondel ondel.

Satpol melakukan pendataan dengan meminta KTP pengelola ondel ondel, dari data tersebut ternyata mereka bukan warga Depok melainkan luar Kota Depok. Keberadaan pengamen dengan menggunakan ondel ondel dianggap meresahkan, mereka juga dinilai mengganggu ketertiban umum.

Kepala Satpol PP Depok, Lienda Ratnanurdiany mengatakan, pihaknya telah banyak menertibkan pengamen ondel-ondel yang berkeliaran di jalan-jalan besar.

“Sampai rumah singgah kami datangi dan dilakukan imbauan agar tidak beroperasi di jalan dan memperkerjakan anak-anak,” ujarnya, Kamis (10/02).

Lienda mengakui, sejak diawasi di sejumlah jalan protokol, kini para pengamen ondel-ondel mulai merambah ke pemukiman warga.

“Memang semenjak sering ditertibkan di jalan-jalan protokol, pengamen ondel-ondel sekarang merambah di jalan-jalan kampung,”paparnya.

Lienda menegaskan, telah mengerahkan sejumlah personilnya untuk melakukan operasi penyisiran para pengamen ondel ondel.

“Saya kembali perintahkan Dantim Pol PP kecamatan untuk menyisir kembali beroperasinya pengamen ondel ondel dan akan mengimbau sanggar-sanggar tidak mengoperasikan ondel ondel di jalan-jalan, baik jalan protokol atau jalan-jalan lingkungan,” tegasnya.

Sebelumnya N, seorang siswa SD mengalami trauma pasca mendapatkan perlakuan kasar oleh pengamen ondel ondel.

Pengamen ondel ondel melakukan pemukulan bertubi-tubi kepada korban di RW 04 Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji. Aksi pemukulan itu terungkap karena sempat terekam kamera pengawas, alias CCTV.

Dalam video yang beredar terlihat, pelaku melancarkan aksinya seorang diri. Kejadian bermula ketika pengamen ondel ondel itu melintas di kawasan pemukiman warga wilayah Beji, pada Selasa (08/02).

Saat itu, bocah malang tersebut sedang duduk bersama sejumlah rekannya di sebuah posko. Entah apa penyebabnya, seorang pengamen ondel ondel tiba-tiba mendatanginya. Korban dan
pelaku sempat terlibat dialog. Tak lama kemudian, pelaku yang mengenakan kaos merah itu
langsung melayangkan bogem mentah tepat ke wajah korban.

Ironisnya lagi, seolah tak cukup hanya satu kali, pelaku yang diperkirakan masih remaja itu
ternyata menghujani pukulan ke wajah korban secara bertubi-tubi hingga bocah nahas itu tersungkur ke lantai. Seakan tak puas, pelaku kembali menganiaya korban yang tampak sedang meringis kesakitan.

Beberapa anak yang ada di sekitar lokasi kejadian berusaha menghentikan aksi beringas pelaku, namun mereka tak berani berbuat apa-apa.

Ketua RW setempat, M Sabob mengungkapkan, kejadian bermula Ketika anak kecil beserta teman-temannya sedang bermain di pos kamling sambil tertawa bersama.

“Munculah si pelaku yang menduga anak kecil tersebut menertawakannya, dan terjadilah pemukulan serta tendangan ke anak kecil tersebut,” ungkapnya.

Kapolsek Beji, Kompol Agus Khaeron mengatakan, bahwa pelaku telah berhasil diamankan di
rumah kontrakannya di kawasan Kemirimuka.

“Kami dapat laporan dari warga. Tadi malam sudah kami amankan dan pelakunya sudah kami kirim ke Polres. Iya sudah ditangkap,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here