Aksinya Terekam CCTV, Pengamen Ondel Ondel Terlihat Menganiaya Bocah SD

282
Aksi pengamen ondel ondel yang menganiaya bocah terekam CCTV

Beji | jurnaldepok.id
N, seorang siswa SD mengalami trauma pasca mendapatkan perlakuan kasar oleh pengamen ondel ondel. Pengamen ondel ondel melakukan pemukulan bertubi-tubi kepada korban di RW 04 Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji.

Aksi pemukulan itu terungkap karena sempat terekam kamera pengawas, alias CCTV. Dalam video yang beredar terlihat, pelaku melancarkan aksinya seorang diri. Kejadian bermula ketika pengamen ondel ondel itu melintas di kawasan pemukiman warga wilayah Beji, pada Selasa (08/02).

Saat itu, bocah malang tersebut sedang duduk bersama sejumlah rekannya di sebuah posko. Entah apa penyebabnya, seorang pengamen ondel ondel tiba-tiba mendatanginya. Korban dan pelaku sempat terlibat dialog. Tak lama kemudian, pelaku yang mengenakan kaos merah itu langsung melayangkan bogem mentah tepat ke wajah korban.

Ironisnya lagi, seolah tak cukup hanya satu kali, pelaku yang diperkirakan masih remaja itu ternyata menghujani pukulan ke wajah korban secara bertubi-tubi hingga bocah nahas itu tersungkur ke lantai. Seakan tak puas, pelaku kembali menganiaya korban yang tampak sedang meringis kesakitan.

Beberapa anak yang ada di sekitar lokasi kejadian berusaha menghentikan aksi beringas pelaku, namun mereka tak berani berbuat apa-apa.

Ketua RW setempat, M Sabob mengungkapkan, kejadian bermula Ketika anak kecil beserta teman-temannya sedang bermain di pos kamling sambil tertawa bersama.

“Munculah si pelaku yang menduga anak kecil tersebut menertawakannya, dan terjadilah pemukulan serta tendangan ke anak kecil tersebut,” ungkapnya.

Kapolsek Beji, Kompol Agus Khaeron mengatakan, bahwa pelaku telah berhasil diamankan di rumah kontrakannya di kawasan Kemirimuka.

“Kami dapat laporan dari warga. Tadi malam sudah kami amankan dan pelakunya sudah kami kirim ke Polres. Iya sudah ditangkap,” katanya.

Agus mengungkapkan, pelaku penganiayaan tersebut satu orang dan diduga adalah pengamen ondel-ondel.

“Iya (pelakunya) satu orang. Karena memang yang melakukan pemukulan, nendang sama mukul itu satu orang. Karena pelakunya ternyata masih di bawah umur juga, maka kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. Orang tuanya dipanggil dan diselesaikan secara kekeluargaan biar dia (pelaku) tetap sekolah. Kelihatannya begitu,” jelasnya.

Ketika ditanya soal pemicu penganiayaan tersebut, Agus mengaku tidak tahu persis.

“Ditanya juga enggak jelas juga. Dia (pelaku) lagi jalan, kelihatannya ada ketersinggungan penyebabnya. Tapi belum jelas, karena si pelakunya langsung dibawa ke polres tadi malam,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, korban tidak mengalami luka serius. Untuk lebih lanjut, kasus itu ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak atau PPA Polres Metro Depok. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here