Kejahatan Jalanan, Pedagang Rokok di Jalan Abdul Wahab Sawangan Dikalungin Celurit

191
ilustrasi

Sawangan | jurnaldepok.id
Seorang pedagang kelontong di Jalan Abdul Wahab, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, menjadi korban para pelaku kejahatan jalanan.

Akbar Sucipto, pemilik sekaligus penjaga warung kelontong mengatakan, peristiwa penodongan pelaku bersenjata tajam dialaminya sekitar pukul 04.00 WIB.

“Saat itu datang tiga pria berboncengan motor berpura-pura untuk membeli rokok, yang satu duduk di motor dan dua lagi turun dari motor,” ujarnya, kemarin.

Tidak menggubris permintaan pelaku, mereka langsung mengeluarkan senjata tajam jenis klewang dan celurit. Saat kejadian Akbar sedang berdua bersama temannya, Syamsul yang sedang tidur dan khawatir akan dibacok pelaku lantaran berdekatan.

“Teman saya Syamsul sedang tidur ketika kedua pelaku sama-sama mengeluarkan senjata tajam dan satu pelaku membawa klewang mengancam mengalungi leher jika melawan diancam akan dibunuh,” katanya.

Dalam peristiwa tersebut, Akbar memberikan sejumlah permintaan para pelaku.

“Dari pada kenapa-napa, saya dalam kondisi takut langsung pelaku mengambil 15 botol susu yang ada di lemari pendingin, rokok empat bungkus dan uang Rp 100 ribu. Kerugian mencapai Rp 300 ribu dijarah para pelaku,” ungkapnya.

Sementara itu, kata dia, ciri-ciri pelaku menggunakan sepeda motor jenis PCX putih, sedangkan dua lagi berbadan kurus, usia remaja sekitar 16-18 tahunan, berkulit putih dan satu lagi agak gelap.

“Kalau kami lihat para pelaku juga tidak menggunakan helm, hanya bermasker putih saja. Setelah menjarah langsung kabur. Kejadian ini belum kami laporkan ke pihak berwajib. Namun ketua RT setempat juga sudah diberitahu. Dari kejadian ini yang tadi toko buka 24 jam kami tidak lagi,” katanya.

Ia berharap, kepada pihak kepolisian untuk dapat bertindak cepat menangkap pelaku.

“Aksi penjarahan ini sudah dua kali kejadian,” jelasnya.

Sementara itu Kapolsek Sawangan, Kompol M. Meltha Mubarak mengatakan, pihaknya masih melakukan proses penyelidikan terkait kasus tersebut.

“Akan kami dalami dan cek TKP serta meminta keterangan saksi-saksi,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here