RSUD Depok Buka Lagi 5 Ruang ICU dan Siapkan 77 Tempat Tidur Tambahan

98
Tampak muka RSUD Kota Depok yang saat ini berdiri megah

Sawangan | jurnaldepok.id
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok mempersiapkan 77 bed atau tempat tidur dan lima kamar ICU.

Direktur RSUD Depok, Devi Maryori mengatakan, pihaknya tengah bersiap untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan pasien imbas dari angka Covid-19 yang terus meningkat tajam hingga saat ini.

Dia mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan 77 tempat tidur untuk isolasi dan perawatan bagi pasien yang terpapar Covid-19.

“Iya kami sudah menyiapkan untuk antisipasi bilamana terjadi lonjakan. Jadi kami sudah mempersiapkan kurang lebih 77 bed (tempat tidur) untuk saat ini,” ujarnya, kemarin.

Dikatakannya, kapasitas tempat tidur akan ditambah kembali jika lonjakan terus terjadi.

“Bilamana ada lonjakan lagi kami akan tambah kembali,” katanya.

Selain menambah bed isolasi, pihaknya juga telah menambah kapasitas tempat tidur di Ruang ICU khusus Covid-19.

“Tadinya ICU untuk covid sudah kami kurangi jumlahnya, dan saat ini kami siap untuk tambahkan lagi. Kemarin hanya ada dua bed di ICU, dan sekarang sudah ada lima bed ICU dan 77 bed isolasi,” terangnya.

Menurutnya, penyebaran Covid-19 varian omicron yang telah masuk di Indonesia ini sangat cepat dibandingkan varian lainnya.

Devi menambahkan, pasien terpapar masih ada yang bertahan yang dirawat dan menyesuaikan dengan pengawasan setiap pantauan kondisi termasuk IGD dan MOD.

“Sejauh ini varian Omicron sudah terdemgar jauh-jauh hari meski gejala yang ditimbulkan ringan kebanyakan pilek dan tidak ada sesak napas, tapi perlu diwaspadai,” tuturnya.

Dia mengimbau bagi warga yang belum divaksin untuk segera divaksin lengkap dengan booster.

“Jangan abai meski gejala varian Omicron ringan makin banyak tertular,” ungkapnya.

Dijelaskannya, gejala varian Omicron secara umum adalah merasakan nyeri tenggorakan disertai batuk, pilek, nyeri otot dan panas badan.

“Untuk proses isolasi standard pemerintah 10 plus 3 hari perawatan. Namun jika lima hari sudah kondisi membaik kami anjurkan untuk isolasi di rumah. Kami mengimbau masyarakat agar jangan terlena dengan landainya kasus kemarin. Sekarang sudah masuk varian baru dan varian ini sangat cepat sekali menular,” ajaknya.

Ia juga meminta masyarakat tetap memperhatikan dan terapkan prokes, tidak makan bersama, hindari kerumunan, tetap hidup bersih dan sehat,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here