Cari Bibit Sepak Bola Berkualitas, Pemkot Dukung Kegiatan Askot PSSI Depok

143
Wali Kota Depok saat memberikan penghargaan kepada wasit terbaik

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok mendukung kegjatan kompetisi internal Asosiasi Kota (Askot ) PSSI Kota Depok.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, Kompetisi Internal Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) Kota Depok merupakan ajang pencarian atlet muda berkulitas di cabang olahraga (cabor) sepak bola.

“Pemerintah Kota Depok sangat mendukung kompetisi tersebut,” ujar Idris.

Sebab, kata dia, selain sebagai ajang mencari pemain berkualitas, kompetisi tersebut merupakan inovasi Askot PSSI Kota Depok dalam melakukan pembinaan.

“Dari sini pemain-pemain bisa dilihat dan diseleksi oleh para pelatih ataupun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk masuk ke Tim Piala Soeratin tingkat Provinsi Jawa Barat,”katanya saat menutup kegiatan internal Askot PSSI Kota Depok.

Ia mengatakan, seperti beberapa pemain dari Juara 2 Kompetisi Internal Divisi 1 Askot PSSI Kota Depok dari tim Atmajaya FC yang akan mewakili Kota Depok. Mereka akan digabung dengan sejumlah pemain lain yang sudah ada terlebih dahulu.

“Pemkot Depok juga memfasilitasi para pelatih serta pelaku dari olahraga lainnya untuk mendapatkan perhatian khusus. Terlebih, sepak bola merupakan olahraga yang paling digemari di dunia, khususnya Kota Depok,” paparnya.

Selain itu, sambung Idris, dengan bergulirnya kompetisi ini juga sebagai bentuk implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Olahraga. Yaitu memfasilitasi warga dalam hal olahraga, khususnya sepak bola.

Sementara itu, Persatuan Sepak Bola Korps Pegawai Negeri (PS KORPRI) Kota Depok berhasil meraih Juara 1 Kompetisi Internal Divisi 1 Askot PSSI Kota Depok usai menundukkan Atmajaya FC di Babak Final. Atmajaya FC takluk dengan dua gol tanpa balas.

Ketua PS KORPRI Depok, Nur Ihsan mengatakan, pada pertandingan babak pertama berlangsung sengit. Kedua tim jual beli serangan dengan mengandalkan serangan balik dan sesekali melancarkan tembakan jarak jauh, namun skor kaca mata tetap bertahan hingga akhir babak pertama.

“Di awal pertandingan kami masih beradaptasi dengan pola serangan lawan, sehingga kurang maksimal dalam distribusi bola dan penyelesaian akhir,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here