Wali Kota Tinjau PTM 100%, Waktu Belajar 6 Jam dan Siswa Dilarang Jajan di Luar Sekolah

248
Mohammad Idris

Margonda | jurnaldepok.id
Hari ni Pemerintah Kota Depok memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100% di seluruh jenjang Pendidikan di Kota Depok.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, pun langsung meninjau pelaksanaan PTM 100% di SMP Negeri 3 Sukmajaya, Depok.

“Ya, kegiatan ini untuk memonitoring langsung kegiatan PTM yang dimulai hari ini. Tetap harus menerapkan prokes,” ujar Idris.

Dikatakannya, terkait PTM 100% sesuai SKB Empat Menteri untuk jenjang SD dan SMP yang diberlakukan mulai hari ini, Senin (24/01).

Namun begitu, pihaknya akan memperketat protokol kesehatan dan pengetatan secara teknis terkait jajanan anak-anak.

“Kantin tidak dibuka sementara, begitu juga pada jam istirahat para siswa dan tenaga pendidik tidak boleh jajan di luar sekolah dan harus membawa bekal masing-masing,” paparnya didamping Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono.

Terkait jam pelajaran, Idris mengungkapkan dilakukan selama enam jam. Dimana untuk tingkat SD selama 35 menit per jam pelajaran dan SMP 45 menit.

“Anak-anak dan para orang tua tetap bisa bersosialisasi. Namun kami berharap tetap menjaga prokes kepada seluruh sekolah-sekolah yang telah kami sosialisasikan. Mudah-mudahan anak-anak kita dilindungi begitu juga dengan tenaga pendidik selalu diberi kesehatan,” harapnya.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkot Depok, H Dadang Wihana mengungkapkan, yang dimaksud PTM Terbatas 100% yakni terkait dengan hari dan kapasitas ruangan.

“Beberapa waktu lalu kan masuk sekolah hanya tiga hari dalam seminggu, waktu belajar juga dikurangi, begitu juga dengan kapasitas ruangan hanya 50%,” tandasnya.

Dengan PTMT 100% ini maka itu tidak berlaku lagi. Dimana siswa belajar seperti biasa dan kapasitas ruangan pun diisi sesuai jumlah siswa satu kelas. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here