Sanksi Menanti, Pengadilan Negeri Depok Komitmen Tolak Suap dan Gratifikasi

34
Aksi turun kejalan yang dilakukan PN Depok

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Hakim, panitera, pegawai di lingkungan Pengadilan Negeri Depok melakukan aksi kampanye tolak gratifikasi dan pungli di sekitar Alun Alun Depok.

Ketua Pengadilan Negeri Depok, Iman Lukmanul Hakim menegaskan, pihaknya bakal menindak siapun pelaku yang nekat melakukan suap, gratifikasi dan pungutan liar dalam bentuk apapun, termasuk soal perkara.

“Kami sudah melakukan upaya-upaya untuk mencegah hal itu, salah satunya dengan membangun tim zona integritas,” ujarnya, akhir pekan kemarin.

Bahkan, lanjut Iman, pihaknya telah menyiapkan sederet fasilitas penunjang untuk mencegah terjadinya korupsi, kolusi, dan nepotisme atau KKN di Pengadilan Negeri Depok.

“Berbagai upaya pengawasan dan pencegahan terkait suap, gratifikasi maupun pungli terus kami lakukan, seperti misalnya lagi, pintu yang ada di gedung Pengadilan Negeri Depok tidak bisa diakses oleh sembarang orang dan seluruh hakim atau pegawai disini tidak boleh menerima tamu di ruangan kerja, ini untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan,” paparnya.

Iman menilai, cara itu efektif untuk mempersempit ruang gerak pelaku suap atau pun gratifikasi.

Kemudian, lanjut Iman, pihaknya juga kembali aktif melakukan sosialisasi atau kampanye pencegahan korupsi, seperti yang dilakukann pada pagi hari di kawasan Grand Depok City.

“Kami ingin menunjukan ke masyrakat Depok bahwa kami Pengadilan Negeri Depok meneguhkan kembali komitmen kami untuk menjadi satuan kerja yag bebas dari korupsi, tidak ada gratifikasi, dan tidak ada pungli,” katanya.

Sehingga, kata dia, pelayanan yang kami berikan pada para pencari keadilan di Pengadilan Negeri Depok bebas dari pungutan apapun.

Iman berharap, program tersebut menjadikan Pengadilan Negeri Depok sebagai ruang pengadilan ramah dan menjadi rumah yang nyaman bagi para pencari keadilan.

“Oleh karenanya pada hari ini kami mengulangi lagi kampanye kepada publik seperti yang tahun lalu kami lakukan. Kami ingin menunjukan bahwa Pengadilan Negeri Depok telah berubah, dan kami ingin menjadi yang paling baik dalam hal memberikan pelayanan kepada para pencari keadilan,” tegasnya.

Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok, Ahmad Syafiq mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan tim khusus yang siap menindak siapapun pelaku yang nekat melakukan suap, gratifikasi dan pungli, utamanya pada para hakim maupun pegawai di Pengadilan.

“Jadi kalau ada keluhan dengan suap, gratifikasi atau pungli akan kami tindak lanjuti dan akan kami tindak tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Mahkamah Agung,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here