Cegah Balapan Liar, Satlantas Polres Metro Depok Jadikan Terminal Jatijajar Sirkuit

48
Terlihat aktifitas bus AKAP diterminal Jatijajar beberapa waktu lalu

Tapos | jurnaldepok.id
Dalam upaya mencegah adanya aksi balap liar di kalangan pengendara, Satlantas Polres Metro Depok akan membuatkan trek khusus untuk balapan di kawasan Terminal Jatijajar, Tapos, Depok.

Kasat Lantas Polres Metro Depok, AKBP Jhoni Eka Putra mengatakan, pihaknya telah melakukan survei di lokasi tersebut.

“Lokasi sudah kami survei sangat cocok buat dijadikan tempat street race yaitu wilayah Jati Jajar dekat dengan terminal,” ujarnya, kemarin.

Menurut dia, adanya lokasi untuk balap motor ini telah disampaikan ke Polda Metro Jaya. Selanjutnya, Polres Metro Depok masih menunggu adanya arahan berikutnya.

“Sudah kami ajukan ke Polda Metro Jaya, namun belum ada jawaban. Lintasan yang ada di wilayah Jati Jajar mulai dari pintu masuk ke Terminal Jati Jajar ke dalam jarak sekitar 370 meter,”katanya.

Sama halnya dengan perintah Kapolda, Jhoni mengatakan, jika adanya rencana ini sebagai bentuk pemeliharaan kamtibmas khususnya menangkal aksi balap liar.

“Dari pada balap liar di jalan banyak kerugian, mending ikut dalam street race ini yang telah terlebih dahulu diadakan Polda Metro Jaya di daerah Ancol. Selain resmi, juga dapat mencari bibit unggul untuk maju ke tingkat nasional khususnya dalam balap motor,” paparnya.

Sementara itu salah seorang mantan montir drag race, Marjuki mengatakan, adanya rencana pembuatan street race di Terminal Jatijajar dinilai baik untuk mencegah aksi balap liar.

Menurutnya, selama menjadi montir khusus kendaraan drag race, kendaraan yang telah selesai di setting selalu digunakan untuk balap liar di Jalan Raya Ciputat-Parung.

“Selama ini kan pecinta drag race selalu memanfaatkan jalan raya untuk balapan, karena di Depok sendiri tidak ada sirkuit motor,”ungkapnya.

Marjuki menambahkan, rencana pembuatan street race dapat mewadahi para remaja atau pegiat balap liar untuk beralih menggunakan street race. Menurutnya, para joki balap liar apabila beraksi harus mencari waktu yang aman sehingga tidak terjaring razia polisi.

“Kalau ada wadahnya enggak perlu joki atau remaja yang memiliki hobi balapan harus kucing-kucingan dengan polisi, bahkan bisa bekerja sama kalau memang street race tersebut disediakan,”pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here