Suami Berangkat Kerja, Ibu Dua Anak Nekat Gantung Diri

93
ilustrasi

Cipayung | jurnaldepok.id
LW, seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di rumahnya di
RT06/06 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung.

Slamet, suami korban mengatakan, sebelum kejadian LW membuatkan kopi untuk dirinya.

“Seperti biasa sebelum saya berangkat kerja istri saya membuatkan kopi,” ujarnya, kemarin.

Saat ditinggal kerja, korban berada di rumah bersama dua orang anaknya. Salah satu anaknya melihat ibunya melilitkan tali di lehernya. Anak korban lari ke luar rumah menuju ke tempat bibi nya di daerah Tugu Macan, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede.

Kemudian saat pulang kembali ke rumah, ia melihat leher ibunya di iket seperti akan bunuh diri.

“Selanjutnya ia menghubungi saya yang saat itu sedang bekerja bangun,”katanya.

Atas kejadian tersebut, dirinya langsung menuju ke rumah dan menemukan istrinya dalam keadaan tergantung dan sudah tidak bernyawa di kusen pintu kamar.

Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas, Ipda Abu menambahkan, korban LW, ibu dua anak ini nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri menggunakan tali.

“Pertama kali korban ditemukan tergantung di atas kusen pintu kamar rumah oleh anak paling tua, setelah itu dikasih tahu ke tetangga dan bapaknya, ” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, dugaan kuat korban gantung diri lantaran memiliki penyakit yang tidak kunjung sembuh.

“Pada saat lakukan olah TKP tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Keluarga korban langsung menguburkan jenasah di TPU Rawasari tidak jauh dari rumah duka,” jelasnya.

Sebelumnya, seorang pria bernama Yusuf ditemukan tewas gantung diri di sebuah kebun milik warga di kawasan Setu Citayam RT 003 RW 003, Bojong Pondok Terong, Cipayung, Kota Depok, beberapa waktu lalu.

Yusuf ditemukan di kebun yang berjarak sekitar 150 meter dari rumahnya. Pria tersebut tergantung tali berwarna jingga yang diikat di sebuah ranting pohon jambu. Pria tersebut tergantung di ketinggian sekitar empat meter. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here