Terbukti Bersalah, Dua Jambret HP Xiomi Divonis Satu Tahun Delapan Bulan Penjara

69
ilustrasi

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Dua Terdakwa penjambret handphone (HP) dengan menggunakan senjata tajam jenis clurit di Jalan Raya Sawangan, Depok, dijatuhi hukuman masing-masing selama satu tahun dan delapan bulan penjara.

Sementara, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rahmiwati menuntut pidana penjara masing-masing terhadap para Terdakwa selama dua tahun.

Agi Septian Perdana dan Muhammad Rizky dihadirkan sebagai Terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Depok dengan Nomor Perkara 422/Pid.B/2021/PN Dpk.

JPU menjerat kedua Terdakwa dengan Dakwaan Kesatu, Pasal 368 Ayat (2) KUHP Jo. Pasal 365 Ayat (2) ke-2 KUHP, atau Kedua, perbuatan para Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 365 Ayat (2) ke-2 KUHP.

Rahmiwati dalam surat tuntutan menyatakan, Agi Septia Perdana dan Muhammad Rizky, bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain.

Dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pencurian.

Atau dalam hal tertangkap tangan, untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya, atau untuk tetap menguasai barang yang dicuri, oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu, sebagaimana diatur dalam Pasal 365 Ayat (2) ke-2 KUHP.

“Menjatuhkan pidana terhadap para Terdakwa masing-masing selama dua tahun dikurangi selama Terdakwa berada dalam tahanan, dengan perintah para Terdakwa tetap ditahan,” ujarnya.

Para Terdakwa di persidangan mengakui perbuatannya. Bahkan mereka berencana akan menjual HP tersebut dan mereka menyesali perbuatannya.

Majelis Hakim yang diketuai Ahmad Adib dengan Anggota Hj Ultry Meilizayeni dan Nartilona dalam amar putusan menegaskan, bahwa para Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana dalam dakwaan kedua Penuntut Umum.

“Menjatuhkan pidana terhadap para Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara masing-masing selama satu tahun dan delapan bulan. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang dijalani Terdakwa dikurangkan dari pidana yang dijatuhkan. Menetapkan para Terdakwa tetap ditahan,” tutur Hakim Ketua, Ahmad Adib.

Terhadap barang bukti berupa satu Celurit oleh Majelis Hakim agar dirusak sehingga tidak bisa dipergunakan lagi. Untuk satu unit handphone XIAOMI, ditetapkan agar dikembalikan kepada saksi korban, Agustiawan. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here