Terbukti Menyediakan Fasilitas Esek-esek, Pemilik Panti Pijat Mesum jadi Tersangka

517
Ketua RW 01 Kelurahan Sawangan Baru saat menunjukkan panti pijat mesum

Margonda | jurnaldepok.id
S, pengelola panti pijat mesum berkedok Reflexy Aura di Jalan Muchtar Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, ditetapkan menjadi tersangka.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno kepada wartawan mengatakan,
penyidik sudah menetapkan satu orang tersangka kasus tempat pijat mesum di Sawangan, Depok.

Pelaku adalah S yang merupakan pemilik tempat pijat. Sedangkan terapis dan tamu yang datang hanya diperiksa sebagai saksi.

“Tersangkanya satu orang, yaitu pengelola panti pijat. Sedangkan yang lain terapis dua orang, tamu satu orang dan penjaga satu orang, kami jadikan saksi,” ujarnya, Kamis (13/01).

Dikatakannya, S dijerat Pasal 296 KUHP juncto Pasal 506 tentang menyediakan fasilitas untuk memudahkan perbuatan cabul dan menarik keuntungan dari perbuatan cabul tersebut.

Dimana S baru saja membuka tempat pijat mesum berkedok refleksi. Penyidik hingga kini masih mendalami apakah tempat tersebut mengantongi izin atau tidak.

“Kalau terkait perizinan belum kami cek, nanti akan kami cek ke dinas terkait,”katanya.

Panti pijat itu digerebek warga setempat pada, Selasa (11/1) malam. Sebelumnya warga curiga karena aktivitas di tempat tersebut terdapat kejanggalan.

Misalnya, jika ada tamu datang malam hari, pengelola mematikan lampu depan. Dari sejumlah kecurigaan tersebut akhirnya warga menggerebek dan mendapati adanya terapis dan tamu yang sedang berbuat mesum.

“Iya terbukti (sebagai tempat mesum), kebetulan sedang melayani satu tamunya,” jelasnya.

Modus yang dilakukan adalah jika ada tamu yang ingin pijat lalu pengelola menyediakan layanan plus-plus dari terapisnya.

“Rata-rata pelanggan yang datang berasal dari Depok. Karena memang baru buka juga tempatnya,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here