Setahun Dinas Perizinan Layani 29 Ribu Pemohon Pembuatan Izin, Didominasi IMB Rumah Tinggal

82
Manguluang Mansyur

Margonda | jurnaldepok.id
Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok, Manguluang Mansyur mengungkapkan, sepanjang tahun 2021 lalu terdapat 29 ribu lebih pemohon Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Tahun lalu ada 29 ribu lebih pemohon IMB, yang sudah selesai dikerjakan 21 ribu. Masih ada sekitar 7.000an yang belum selesai karena ada beberapa faKtor seperti kekurangan berkas persyaratan dan belum diverifikasi,” ujar Agung sapaan akrab Manguluang Mansyur kepada Jurnal Depok, Kamis (13/01).

Ia menambahkan, pemohon IMB tahun lalu hingga di pertengahan awal Januari ini masih didominasi oleh rumah tinggal tunggal.

“Ada juga perumahan dan pertokoan, tapi lebih banyak rumah tinggal tunggal. Tetap memperhatikan aturan dalam hal ini IPR. Jika tidak sesuai, maka tidak akan keluar IMB nya,” paparnya.

Mantan Camat Cinere itu mengatakan, untuk tahun 2022 ini pihak masih memetakan target pemohon IMB.

“Target pasti ada, namun kami belum bisa memprediksi berapa banyak jumlah pemohon untuk IMB pada tahun ini,” katanya.

Agung tak memungkiri, setiap tahunnya trend investasi di Depok mengalami peningkatan terutama dibidang property.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk layanan di dinasnya saat ini telah berbasis online baik untuk layanan OSS maupun Simpok.

“Memang hanya IMB yang masih manual, standar pengurusan 14 hari kerja jika semua persyaratan admistrasi dipenuhi. Kedepan pembuatan IMB juga akan diberlakukan secara online,” terangnya.

Jika lewat dari 14 hari kerja, sambungnya, hal itu lebih dikarenakan persyaratan admistrasi yang belum lengkap serta banyaknya pemohon dan keterbatasan SDM. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here