Dua Maling Motor Asal Bogor, Ditembak Polisi Saat Mencoba Melarikan Diri

200
Inilah dua maling motor yang diamankan Polres Metro Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Tiga pelaku pencurian sepda motor yang biasa beraksi di Kota Depok dan sekitarnya diringkus polisi, dua diantaranya ditembak petugas karena melawan saat ditangkap.

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Imran Edwin Siregar mengatakan, pelaku yang diamankan yakni AH, ARJ dan AJ berasal dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Penangkapan ketiga tersangka berawal dari adanya laporan masyarakat akan kejadian pencurian motor di wilayah Tapos.

“Adanya laporan itu anggota kami dari Tim Presisi Polres Metro Depok langsung melakukan patroli di lokasi tersebut,” ujarnya, kemarin.

Saat itu, sambungnya, Tim Perintis Presisi sedang melakukan patroli rutin dan menemukan gelagat mencurigakan pengendara sepeda motor.

“Saat patroli Tim Perintis Presisi kami melakukan patroli tepat pukul 04.30 WIB, mencurigai ada satu motor dikendarai oleh tiga orang, tidak menggunakan helm, hendak diberhentikan malah tancap gas kabur melarikan diri,”katanya.

Kemudian, kata dia, tim langsung mengejar dengan dibantu beberapa masyarakat yang kebetulan melihat kejadian tersebut.

“Saat mau dipepet, salah satu pelaku menendang masyarakat yang membantu pengejaran. Tim perintis sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara beberapa kali ke para tersangka,” jelasnya.

Namun tidak diindahkan oleh terduga pelaku ini, hingga akhirnya pelaku dibidik dan ditembak oleh petugas.

“Karena mengancam jiwa masyarakat sipil, lanjutnya, petugas melakukan tembakan peringatan ke atas, tapi tidak diidahkan akhirnya dibidik tepat mengenai badan yang bersangkutan. Para pelaku ini lantas terkapar karena setelah ditembak, motor mengarah ke sebuah warung tambal ban dan menabrak waung tersebut. Yang bersangkutan menabrak warung, disitulah tiga tersangka ini ditangkap,” ungkapnya.

Imran mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan, ketiga orang ini rupanya merupakan komplotan pencuri kendaraan bermotor atau pelaku curanmor.

Sedikitnya ada enam kendaraan bermotor yang berhasil diamankan petugas dari tangan para pelaku.

“Biasanya mereka beraksi secara acak dengan membawa kunci letter dan merusak kontak motor hingga rusak. Pengakuannya, tiga kendaraan dipetik di Depok, satu di Bekasi dan dua di Bogor,” tukasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, polisi mengamankan satu unit sepeda motor merk Honda Scoopy warna cream tahun 2021, satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna Hitam tahun 2014, satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna biru putih tahun 2019 No Polisi B 4546 FTI hasil pencurian di Cileungsi Bogor, yang dipergunakan sebagai sarana setiap melakukan pencurian.

Kemudian satu unit sepeda motor merk Honda Beat Street warna Hitam N. Polisi F 4386 WK plat palsu, satu unit sepeda motor merk Yamaha N Max warna Putih No Polisi F 5284 FEE Plat
Palsu, satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna Hitam No Polisi tidak ada.

Atas perbuatannya, para pelaku disangkakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian disertai dengan pemberatan juncto Pasal 64 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here