Pembangunan 2022 Fokus pada Janji Kampanye, Salah Satunya Realisasi RSUD Wilayah Timur

319
Tampak muka RSUD Wilayah Timur yang berada di Kecamatan Tapos

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok mulai menyusun program pembangunan pada tahun 2022 ini, salah satunya menepati janji kampanye pasangan Wali-Wakil Wali Kota Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.

Hal itu terungkap pada saat Sosialisasi Pembangunan Kota Depok Tahun 2022 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Depok.

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengungkapkan, tahapan perencanaan dan persiapan kegiatan-kegiatan infrastruktur dan non infrastruktur akan dimulai pada tahun ini, melalui kegiatan Perangkat Daerah.

“Termasuk pemenuhan janji kampanye dan target RPJMD 2021-2026. Pemulihan ekonomi, kesehatan, dan kesejahteraan sosial menjadi skala prioritas pemerintah, selain pemenuhan pelayanan dasar untuk mewujudkan Kota Depok yang maju, berbudaya, dan sejahtera,” ujarnya saat membacakan sambutan Wali Kota Depok, Mohammad Idris dalam acara Sosialisasi Pembangunan Tahun 2022, Jumat (07/01).

Imam menjelaskan, Visi Kota Depok tahun 2021-2026 adalah Maju, Berbudaya, dan Sejahtera. Visi tersebut tertuang dalam lima misi pembangunan daerah.

“Pertama, meningkatkan pembangunan infrastruktur berbasis teknologi dan berwawasan lingkungan. Kedua, meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang modern dan partisipatif,” paparnya.

Ketiga, sambungnya, mewujudkan masyarakat yang religius dan berbudaya berbasis kebhinekaan dan ketahanan keluarga. Keempat, mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing. Kelima, mewujudkan kota yang sehat, aman, tertib dan nyaman.

“Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun ini antara lain pengoperasian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah Sehat Afiat (RSUD Wilayah Timur), pembangunan pusat olahraga dan UMKM, penataan jalur pedestrian Margonda, insentrif RT/RW/LPM, kader Posyandu dan Posbindu, insentif pembimbing rohani dan lain-lain,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Hj Citra Yulianty mengungkapkan, pihaknya telah memetakan beberapa program yang akan dijalankan selama tahun 2022. Terdapat sembilan poin yang menjadi prioritas.

”Ya, sudah kami petakan dan terdapat sembilan poin. Selain penyelenggaraan jalan, ada juga pengelolaan Sumber Daya Air (SDA), pengelolaan dan pengembangan sistem drainase, serta penyelenggaraan penataan ruang,” ungkap Citra.
Selain itu, kata dia, ada pengelolaan dan pengembangan sistem air limbah, pengelolaan dan pengembangan sistem penyediaan air limbah, pengelolaan dan pengembangan sistem penyediaan air minum, serta penunjang urusan pemerintah daerah kabupaten/kota.

“Lalu, penataan bangunan gedung dan yang terakhir pengembangan jasa konstruksi. Kesembilan program ini telah masuk dalam pembangunan infrastruktur strategis tahun 2021-2026,” terangnya.

Citra berharap, pembangunan bisa berjalan secara maksimal dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Pasalnya, setiap pembangunan yang dilakukan untuk kepentingan umum.

“Mudah-mudahan masyarakat dapat ikut mendukung kegiatan pemerintah khususnya pembangunan. Mengingat, pembangunan ini juga untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here