Dikira Tas Banyak Duitnya, Maling Modus Pecah Kaca Mobil Beraksi di Limo

89
ilustrasi

Limo | jurnaldepok.id
Aksi pencurian dengan modus memecahkan kaca kendaraan terjadi di kawasan Kecamatan Limo, Kota Depok.

Dari data yang dihimpun, korban memarkirkan kendaraan di pinggir jalan untuk menyantap makanan.

Kapolsek Cinere, Kompol Suparmin, mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi terkait peristiwa pencurian itu.

Namun demikian, korban tidak membuat laporan terkait peristiwanya dan memilih untuk membuat surat kehilangan.

“Yang bersangkutan tidak mau bikin LP (laporan polisi), cuma bikin surat kehilangan saja untuk ngurus surat-surat yang hilang,” ujarnya, kemarin.

Pihaknya tetap melakukan penyelidikan meski korban enggan membuat laporan kepolisian.

“Kami tetap selidiki. Tetap kami ungkap kalau ada pelakunya, biar enggak ada kejadian lagi nanti,” ungkapnya.

Suparmin mengatakan, korban baru mengetahui barang-barangnya dicuri setelah selesai menyantap hidangan dari rumah makan tersebut.

“Kronologinya korban markir mobil, lalu ditinggal turun. Saat kembali, mobilnya sudah kebuka kacanya dalam keadaan pecah persis di belakang kursi supir,” tuturnya.

Yang diambil, kata dia, tas selempang yang berisi surat-surat dan uang Rp 300 ribu.

“Saat mau pulang, korban sadar kalau mobilnya dibobol. Mungkin pelaku lihat ada tas selempang tergeletak dalam mobil lalu dikira berisi uangnya banyak,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here