Asyik…Rute Monorel dari Stasiun Depok, Diperpanjang Hingga ke Wilayah Parung

1689
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Program Pemerintah Kota Depok untuk membangun transportasi massal seperti hal nya monorel tinggal selangkah lagi. Saat ini Pemkot Depok tengah menungu persetujuan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

“Saat ini kami menunggu persetujuan dari Kementerian ATR, kalau itu sudah disetujui Insya Allah akan segera dilakukan pelelangannya. Doakan agar cepat disetujui,” ujar Imam Budi Hartono, Wakil Wali Kota Depok pada saat Sosialisasi Pembangunan Kota Depok Tahun 2022, akhir pekan kemarin.

Ia menambahkan, bahwa kajian sudah selesai semua dan saat ini menunggu acc dari Kementerian ATR/BPN.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok, H Dadang Wihana.

Ia mengungkapkan, saat ini tengah dilakukan pendekatan dengan konsorsium dan Kementeraian Perhubungan untuk study nya.

“Ini memang investasi jangka panjang dan harus dibicarakan dengan matang. Kajian beberapa ruas terutama OBC nya dari Stasiun Depok Baru sampai Parung, itu sudah dilakukan oleh pemerintah pusat,” tandasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk kajian koridor satu yakni Stasiun Depok sampai Parung, itu dilakukan oleh konsorsium.

“Dalam hal ini PT Wika Infrastruktur yang mengerjakan. Karena ini memerlukan investasi yang cukup tinggi, maka itu yang saat ini sedang dimatangkan karena belum ada konsorsium dari perusahan-perusahaan,” jelasnya.

Dikatakannya, beberapa waktu lalu sudah ada dua investor yang berminat untuk membangun monorel. Namun, masalah pandemi menjadi salah satu faktor mega project yakni monorel tertunda. Pasalnya, semua pendapatan menurun begitu juga dengan perusahaan-perusahaan yang sudah bergabung terganggu dengan kondisi keuangan.

“Saat ini sedang dilakukan penjajakan kembali. Pada dasarnya kementerian mendukung, hal itu dibuktikan dengan telah rampungnya study OBC yang dikaji dari Stasiun Depok Baru sampai Parung, ini sebuah langkah yang konkret. Ya, jadi nanti setelah sampai di Bojongsari akan dilanjut ke Parung,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengungkapkan, saat ini sudah ada dua investor yang siap melakukan expose untuk membangun monorel.
“Memang saat ini belum turun dari Kemenhub, OBC sudah selesai semua, bahkan saat ini sudah ada dua calon investor yang siap expose dan mengikuti lelang. Kami yakin ini semua bisa terealisasi,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Minggu (12/12).

Rencananaya, pembangunan monorel tahap pertama akan dilakukan untuk rute Bojongsari-Stasiun Depok.

Idris mengungkapkan, pembangunan transportasi massal berbasis rel tak lain untuk mengurai kemacetan yang terjadi di beberapa ruas jalan seperti hal nya Jalan Raya Sawangan. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here