Sedih….Proyek Pembangunan Pasar Sawangan dan Situ Rawa Kalong Tak Rampung

169
Terlihat dari kejauhan para pekerja masih melakukan pekerjaan proyek Pasar Sawangan

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Pembangunan Pasar Sawangan dan revitalisasi Situ Rawa Kalong dipastikan tidak rampung hingga akhir Desember 2021 kemarin. Hal itu mendapat sorotan serius dari Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Ia mengungkapkan, meskipun dua proyek tersebut dibangun melalui dana APBD Provinsi Jawa Barat, namun molornya pekerjaan tidak diharapkan.

“Itu 100 persen provinsi, kami tidak tahu menahu. Yang kami dengar itu lewat tahun, tahun 2022 terus berjalan, kami yakin selesai. Yang kontrol kan provinsi,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, kemarin.

Tak hanya Pasar Sawangan, Idris juga menyoroti belum rampungnya revitalisasi dan penataan kawasan Situ Rawa Kalong.

“Itu juga belum selesai, perlu diketahui. Itu juga provinsi,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua LPM Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Yopi Safrudin merasa pesimis pembangunan Pasar Sawangan bakal rampung tepat waktu.

“Benar saja, pembangunan pasar tidak selesai sampai akhir tahun kemarin. Karena hingga 15 hari sebelum akhir tahun, pekerjaan baru mencapai 60 persen,” ungkapnya.

Pembangunan pasar yang dibiayai APBD Provinsi Jawa Barat senilai Rp 7,4 miliar tersebut, dikerjakan oleh CV Baja Putih dengan waktu 120 hari kalender.

Hal serupa juga terjadi pada proyek penataan dan revitalisasi Situ Rawa Kalong tahap kedua yang dikerjakan pada pertengahan September 2021.

Sebelumnya, Project Manager PT Halahati Naposobulung, Parulian Simanjuntak mengungkapkan, pekerjaan revitalisasi dan penataan Situ Rawakalong selama 122 hari dan optimistis rampung pada akhir Desember.

Ia menambahkan, sesuai Surat Perintah Kerja (SPK) pihaknya akan mengerjakan beberapa kegiatan bangunan seperti taman lansia, gedung serbaguna seluas 600 meter dua lantai dan vertical garden.

“Selain itu kami juga akan mengerjakan jogging track sepanjang kurang lebih 300 meter, normalisasi situ dan pagar pembatas,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pekerjaan penataan dan revitalisasi situ nantinya fokus pada landscape penataan kawasan.

“Nilai project sebesar Rp 15.157.874.567. Mudah-mudahan sebelum akhir tahun sudah rampung secara keseluruan,” ungkapnya.

Namun sayang, hingga akhir tahun kemarin proyek tersebut juga tak rampung dikerjakan. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here