PTM Mau Digelar 100% Wali Kota Depok Masih Galau, Ternyata Ini Penyebabnya

222
Mohammad Idris

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohmmad Idris turut menyoroti rencana Pemebelajaran Tatap Muka (PTM) yang rencananya bakal dilakukan 100 persen. Namun begitu, muncul kegalauan karena tingkat vaksinansi peserta didik usia 12 tahun ke bawah belum mencapai 100 persen.

“PTM 100 persen ini memang sudah arahan dan kesepakatan serta instruksi dari SKB 4 Menteri. Bahkan, di SKB 4 Menteri itu ada klausul yang mengatakan tidak memperkenankan kepala daerah membuat syarat baru,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Senin (03/01).

Artinya, kata dia, hal tersebut merupakan kewenangan dari empat kementerian.

“Kami tinggal melaksanakan, bagaimana mengantisipasinya, ya kami akan mempercepat vaksinasi peserta didik. Karena dalam SKB 4 Menteri tidak ada syarat vaksinasi peserta didik, adanya pendidik dan tenaga kepenidikan 80 persen, sementara di Depok sudah 90 persen, itu enggak masalah,” paparnya.

Namun, kata dia, anak didik di Depok yang usianya dibawah 12 tahun tingkat vaksinasinya baru mencapai 62 persen.

“Ini masalah, sementara mulai belajarnya Senin minggu depan (10/01). Makanya kami minta vaksinasi untuk anak ini bisa dipercepat 70-80 persen, mudah-mudahan bisa 100 persen,” katanya.

Dikatakannya, vaksinasi yang dimaksud untuk anak 12 tahun ke bawah, sementara untuk tingkat SMP sudah selesai dilakukan dan rata-rata telah mencapai 80-90 persen, bahkan ada sekolah yang mencapai 100 persen.

“Maksudnya 100 persen adalah pelaksanaan PTM tanpa pengecualian semua jenjang, termasuk SMA. Makanya nanti kolaborasi juga ke provinsi, karena anak-anak adanya di Depok. Kalau provinsi enggak mau kolaborasi kami kerepotan juga,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here