Malam Tahun Baru, Polisi Petakan Wilayah Rawan Tawuran

16
Tim Jaguar saat melakukan aksi patroli pengamanan

Margonda | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian Polres Metro Depok mengantisipasi adanya gangguan ketertiban dan keamanan salah satunya tawuran di malam tahun baru.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno, mengatakan, pihaknya juga telah memetakan sejumlah titik rawan yang berpotensi terjadi konflik saat malam pergantian tahun.

“Ada beberapa yang sudah kami identifikasi. Tadi yang biasa itu tadi Jemblongan, Jembatan Mampang (Pancoran Mas),” ujarnya, kemarin.

Yogen mengakui, aksi tawuran di Kota Depok memang meningkat beberapa waktu belakangan ini menjelang malam pergantian tahun baru.

“Ya, untuk kasus tawuran memang ada peningkatan apalagi sekarang sudah libur sekolah. Ditakutkan makin meningkat lagi,” ungkapnya

Lebih lanjut Yogen mengatakan, pihaknya akan menggencarkan kegiatan preventif melalui Tim Jaguar Perintis Presisi yang akan berpatroli di lapangan.

“Dari Polres Metro Depok terkait sudah dibangunnya tim patroli presisi perintis yang dulunya bernama Tim Jaguar tetap dari Pak Kapolres menerangkan, kegiatan preventif termasuk patroli dikuatkan di wilayah yang diduga sering atau terjadi tawuran,” jelasnya.

Sementara, kata dia, dari reserse terkait masalah patroli tertutup pihaknya membackup yang terbuka.

“Sewaktu-waktu ada kegiatan atau disinyalir ada yang tawuran, maka akan langsung kami proses sebelum terjadi. Semoga saja sampai malam tahun baru aman dari kegiatan tawuran,” katanya.

Dia mengatakan, Tim Patroli Presisi Perintis Polres Metro Depok mengamankan beberapa orang dan salah satunya remaja dibawah umur yang diduga akan melakukan tawuran karena kedapatan membawa beberapa senjata tajam yang diselipkan dipakaian maupun di motornya.

Keterlibatan kelompok yang mengatasnamakan Geng Jembatan Mampang atau Geng Jepang itu diketahui dari jejak digital yang ditemukan penyidik.

“Ya salah satu tersangkanya kami amankan di Jalan Swadaya, ini admin dari Instagram Geng Jepang,” jelasnya.

Adapun dalam kasus terbaru ini, polisi mengamankan sebanyak enam orang. Mereka terdiri dari dua kelompok berbeda yang diduga hendak melakukan aksi tawuran lanjutan. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here