Jualan Sepi, Pedagang Nasi Rames Alih Profesi jadi Pencuri

13
Penjual nasi rames bersama rekannya saat diamankan pihak kepolisian

Margonda | jurnaldepok.id
Tim Buru Sergap Polres Metro Depok meringkus dua pelaku pencurian di rumah kosong yang biasa beraksi di Kota Depok dan sekitarnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan, pelaku berjumlah dua orang yakni M dan RP, berhasil ditangkap anggota Resmob dengan anggota Reskrim Polsek Bojonggede setelah beraksi di rumah Wildan (35), di Kp Susukan RT 05/02, Desa Bojongbaru, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

“Di rumah korban kedua pelaku M dan RP ini berhasil mencuri sejumlah perhiasan emas, TV LCD ukuran 31 inc, dan gitar listrik senilai Rp 20 juta,” ujarnya, kemarin.

Dia menambahkan, pelaku tertangkap setelah berusaha memasarkan hasil barang curian melalui COD melalui Facebook.

“Terungkap pelaku setelah memasarkan gitar listrik seharga Rp 1,5 juta dari harga normal Rp 5 juta melalui media sosial. Setelah itu anggota kami langsung melakukan undercover dan pelaku berhasil ditangkap di daerah rumah kontrakan daerah Kali Mulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, “katanya.

Dia mengungkapkan, kelompok pelaku yang beraksi berdua ini telah tiga kali melakukan pencurian dengan cara menyasar rumah kosong.

“Modus pelaku masuk dengan cara mencongkel jendela rumah dengan obeng atau tang dan mengambil barang yang mudah dibawa,” paparnya.

Dalam perannya, lanjut Yogen, M sebagai kapten sekaligus yang melakukan eksekusi masuk ke dalam rumah sedangkan rekannya RP bertugas memantau situasi luar.

“Uang hasil kejahatan pelaku digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” tuturnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP yaitu pencurian pemberatan ancaman lima tahun. Barang bukti yang berhasil disita gitar listrik, peralatan obeng buat mencongkel jendela, dan TV LCD 31 Inc.

“Dari dua pelaku salah satunya telah melakukan kejahatan pencabulan anak dibawah umur dan sudah pernah dipenjara,” ungkapnya.

Terpisah, pengakuan pelaku M, terpaksa mencuri lantaran usaha makanan yang sedang digelutinya bersama saudaranya sedang sepi.

“Usaha nasi rames dengan kerabat sedang sepi. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sendiri agak berat dan sulit sehingga saya ambil jalan pintas untuk mencuri dengan mengajak RP,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here