Terpilihnya Army Diklaim Sudah Sesuai Aturan, PPAPRI Desak Musda KNPI Dilanjut

122

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Ketua Pemuda Penerus Amanat Proklamasi Republik Indonesia (PPAPRI), Junaedi Sitorus berharap kepada jajaran Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD – KNPI) Jawa Barat untuk merekomendasikan kelanjutan proses Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kota Depok dengan melaksanakan tahapan Musda selanjutnya yakni sidang Pleno V dengan agenda penetapan Formatur pengurus KNPI Kota Depok periode tahun 2021-2024.

Pasalnya kata dia, terpilihnya Army sebagai Ketua pada perhelatan Musda KNPI Kota tanggal 21/12 sudah sesuai dengan aturan dan mengacu pada situasi dan kondisi saat itu.

“Kita tak perlu berpolemik dalam menyikapi pelaksanaan Musda tanggal 21 Desember silam, karena menurut hemat saya dari 4 calon yang ada, Army Mulyanto merupakan calon yang paling memenuhi persyaratan, sehingga tidak ada alasan untuk tidak menuntaskan agenda Musda pada sidang Pleno 5 dan menetapkan Army sebagai Ketua Formatur,” ujar Junaedi kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dia menambahkan, lantaran sudah sesuai dengan aturan dan tata tertib Musda, pelaksanaan Musda yang akhirnya menetapkan Army Mulyanto secara aklamasi sebagai Ketua KNPI Kota Depok harusnya tidak perlu dipersoalkan apalagi untuk membatalkan proses Musda yang sudah mencapai tahapan sidang pleno 4.

“Kami tidak membicarakan soal tudingan intervensi pihak lain yang sempat merebak dalam menilai pelaksanaan Musda KNPI Kota Depok tahun 202, tapi kami hanya ingin tahapan Musda dilanjutkan dengan melaksanakan agenda sidang Pleno lima yakni penetapan formatur pengurus, dan soal nantinya Ketua terpilih ingin mengakomodir kepengurusan dari kubu lain, silahkan itu merupakan hak dari Army selaku Ketua KNPI yang ditetapkan secara aklamasi pada Musda,” tegas Junaedi yang juga menjabat sebagai Ketua Front Pembela Merah Putih (FPMP) Kota Depok.

Dikatakan Junaedi, pembatalan Musda hanya akan membuang waktu dan biaya percuma terlebih kata dia saat ini pandemi belum berakhir dan muncul varian baru Covid 19 sehingga akan sangat beresiko jika kembali melaksanakan Musda dengan jumlah peserta cukup banyak.

“Musda kemarin saja jumlah pesertanya mencapai 79 orang, coba bayangkan betapa beresikonya jika harus mengadakan Musda kembali yang mengumpulkan banyak orang kemudian berkerumun disatu ruangan, belum lagi panitia harus kembali mencari dana untuk biaya sewa gedung dan sebagainya, ini akan sangat merepotkan,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua KNPI Kota Depok terpilih, Army Mulyanto mengaku optimis pada akhirnya semua pihak akan menerima keputusan panitia Musda lantaran pelaksanaan Musda menurutnya sudah sesuai tata tertib dan aturan yang berlaku.

“Tahapan agenda Musda telah dilaksanakan dengan benar, itu artinya pelaksanaan rangkaian musda sudah sesuai aturan dan sekarang tinggal melanjutkan pada agenda berikutnya, dan saya akan kawal proses menuju pelaksanaan agenda pleno V yakni penetapan formatur kepengurusan,” pungkasnya. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here