Sulit Cari Kerja Lantaran Terkena PHK, Botak Nekat Ngembat HP

82
Botak saat diamankan pihak kepolisian atas ulahnya mencuri HP

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
SL, alias botak diamankan satuan reserse Polres Metro Depok karena melakukan pencurian di rumah kosong di kawasan Pancoran Mas.

Wakasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Rudi Ardiana mengatakan, SL alias Botak berhasil ditangkap setelah salah satu korban percobaan pencurian rumah kosong di Jalan Siliwangi RT 06/18, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, memergoki pelaku terjatuh dari atas loteng rumah.

“Pelaku beraksi seorang diri dengan modus manjat tembok dan masuk dari atap loteng. Aksi pertama di rumah pada malam hari dan berhasil diketahui setelah pelaku mencoba mencuri, ia kepergok pemilik rumah yang ternyata mengenali pelaku,” ujarnya, kemarin.

Dia mengatakan, korban mengenali pelaku, bersamaan sedang ada patroli tim opsnal pimpinan Kanit Resmob, AKP Suparno membantu menelusuri dengan korban ke rumah pelaku.

“Pelaku saat malam itu juga berhasil ditangkap di kediamannya tidak jauh dari lokasi kejadian. Ditangkap pada saat sedang berpura-pura tidur. Namun korban mengenali pelaku, ia tidak bisa berkelak langsung diamankan petugas. Pelaku sudah dua kali beraksi menyasar rumah kosong. Modus pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara manjat tembok rumah belakang,”katanya.

Lalu, kata dia, pelaku masuk kedalam rumah korban melalui atap kamar mandi ketika korban dalam keadaan tertidur. Pelaku berhasil menjarah dua unit HP, tas berisikan power bank dan toolkit disimpan di dalam jok motor yang terparkir di dalam rumah korban.

Untuk itu barang bukti yang berhasil disita petugas adalah berupa empat unit HP, tas hitam, power bank dan satu unit toolkit.

“Pasal disangkakan kepada pelaku yaitu 363 KUHP pencurian pemberatan dengan ancaman pidana diatas 7 tahun penjara,” katanya.

Sementara itu pengakuan pelaku SL alias Botak, ia mencuri lantaran terpaksa untuk bisa menafkahi kebutuhan keluarga dan anak setelah terkena pengurangan karyawan.

“Saya terkena pengurangan karyawan atau di PHK saat jadi cleaning service di perusahaan daerah Jakarta. Sudah mencoba mencari pekerjaan di masa pandemi sekarang ini sangat sulit, sehingga dengan terpaksa terjun ke dunia gelap kejahatan dengan mencuri di rumah kosong,” ungkapnya.

Setiap beraksi, pelaku kerap menyasar barang yang mudah dicuri seperti HP dan elektronik lain. HP curian dijual dengan cara COD melalui media sosial Facebook. Jika ada yang mau dihargai mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.

“Keuntungan yang didapatkan buat menyambung kebutuhan hidup keluarga dan membayar kontrakan. Saya sangat menyesal setelah seperti ini,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here