Berhasil Menjawab Pertanyaan Juri, Wali Kota Optimistis Kampung KB Cempaka Juara di Tingkat Provinsi

53
Suasana penilaian tahap II lomba Kampung KB Cempaka oleh Provinsi Jabar

Margonda | jurnaldepok.id
Penilaian tahap II Lomba Apresiasi Kampung KB Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat dimulai. Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengaku optimistis jika Kampung KB Cempaka RW 09 Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, yang mewakili Kota Depok meraih hasil maksimal.

“Optimis, pertanyaannya lebih kepada mereka (juri,red) ingin mendengar komitmen pemerintah. Sebab kalau dulu itu menangnya saat lomba saja. Yang dilihat komitmen pemerintah antara lain peraturan daerah nya, peraturan wali kota dan SK nya. Itu memang harus wali kota, 60% penilaian dari sisi regulasi, sisanya bukti dokumen dan lapangan,” ujar Idris usai penilaian tahap II Lomba Apresiasi Kampung KB Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat, Kamis (23/12).

Kedepan, Idris berharap delapan fungsi keluarga menjadi ikon Depok sebagai ketahanan keluarga yang tertuang juga dalam misi nomor tiga yakni mewujudkan masyarakat yang religius dan berbudaya berbasis ketahanan keluarga.

“Artinya, kedepan semua RW harus menjadi Kampung KB yang saat ini singkatannya telah diubah menjadi Kampung Berkualitas. Saat ini di setiap kelurahan sudah berdiri dua RW Kampung KB,” paparnya.

Pihaknya juga telah menginstruksikan Bappeda agar membangun Kampung Cerdas Berkualitas yang bertujuan melakukan pembangunan berbasis masyarakat.

“Makanya, dana Rp 5 miliar setiap kelurahan arahnya kesana, selain pagu yang Rp 2,5 miliar, dana yang Rp 5 miliar ini untuk kegiatan-kegiatan seperti anak muda yang belum dianggarkan,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua TP PKK Kota Depok, Hj Elly Farida. Elly mengatakan, apa yang telah dilakukan Kampung KB dan Pemerintah Kota Depok sudah maksimal.

“Ini sebuah dedikasi bukan sekedar lomba, karena ini yang menjadi salah satu bukti pelayanan masyarakat. Ketika Depok masuk empat besar di Kampung KB tingkat provinsi, kami juga masuk dalam Pokja di dalamnya,” tandasnya.

Selama ini, kata dia, TP PKK memiliki tiga tupoksi secara khusus dari mulai pendataan, penyuluhan hingga penggerakan.

“Proses pemberdayaan ini yang kemudian kami gerakan bersama masyarakat, terlebih Kampung KB ini termasuk bedah wilayah juga. Tidak hanya fisik, tapi juga membangun SDM untuk melakukan perubahan di lokasi tersebut,” katanya.

Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Annisa Handari merasa bersyukur Penilaian Tahap II Lomba Apresiasi Kampung KB Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat berjalan lancar.

“Alhamdulillah semua pertanyaan yang dilontarkan bisa kami jawab dengan baik. Terimakasih kepada semua pihak stake holder terkait dan pentahelix yang ikut serta dalam penilaian ini,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here