Ganjil Genap Margonda Dihentikan, Ini Tanggapan Wali Kota

207
Aparat gabungan saat mengatur lalin penerapan ganjil genap

Cimanggis | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengimbau pengendara kendaraan bermotor untuk tetap tertib dan mematuhi peraturan lalu lintas paska tidak dilanjutkannya ujicoba penerapan ganjil genap di Jalan Margonda.

“Intinya warga tertib berlalu lintas,” ujar Idris, kemarin.

Dia menambahkan, ujicoba ganjil genap di Jalan Margonda untuk mengurangi kemacetan karena jalan tersebut sudah overload pada akhir pekan.

Idris menyatakan, akan terus berkoordinasi dengan Polres Metro Depok untuk melihat efektivitas ganjil genap.

“Penerapan ganjil genap ini kewenangan Polrestro Depok, tetapi Pemerintah Kota Depok juga terus melakukan koordinasi. Kajian terhadap ganjil genap sudah berlangsung lama. Karena itu atas arahan Polda Metro Jaya ke Polrestro Depok yang memiliki kewenangan terkait lalu lintas, kajian itu dijalankan khusus roda empat,”katanya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Metro Depok, Kompol Jhoni Eka Putra mengatakan, uji coba ganjil genap (gage) di Jalan Margonda, Depok dihentikan.

Alasannya, saat ini masih dalam taraf uji coba sehingga ada kemungkinan dihentikan dan dilanjutkan. Dari evaluasi pihaknya, gage memang efektif menekan kemacetan di Jalan Margonda. Namun di jalan lain justru terjadi penumpukan cukup parah.

“Berdasarkan hasil evaluasi kami, memang ganjil genap berhasil menekan kepadatan kendaraan di Jalan Margonda Raya. Tapi ternyata ganjil genap ini juga menimbulkan kemacetan sedikitnya di 20 titik jalan pendukungnya, makanya kami memutuskan untuk menghentikan pelaksanaan,” ungkapnya.

Untuk mengatasi kemacetan di Jalan Margonda, kata dia, nanti akan dilakukan dengan alternatif lain.

“Misalnya dengan menertibkan parkir liar dan memasang rambu-rambu,” jelasnya.

Diakuinya, bahwa Jalan Margonda memang kerap macet karena jumlah kendaraan yang tinggi

“Infrastruktur Jalan Margonda saat ini jumlah kendaraan yang lewat kan cukup tinggi, sehingga sering terjadi kemacetan, sambil berjalan lah pasti ditingkatkan lagi. Pada minggu kedua kami lihat juga hasilnya seperti itu, datanya melihat di ganjil genap itu di dalam daerah kawasan ganjil genap bagus, tapi dampak jalan alternatif berkurang,” tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, gage bisa saja nantinya diterapkan kembali. Namun untuk sementara memang uji coba dihentikan dengan sejumlah pertimbangan.

“Bukan tidak akan diterapkan. Karena mana tahu di bulan atau di tahun depan dilaksanakan. Tidak ada bahasa tidak diterapkan. Untuk evaluasi sementara meningkatkan dengan cara lain atau dengan upaya-upaya seperti menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan di sepanjang Jalan Margonda. Harapannya masyarakat mematuhi petugas di lapangan, memathui peraturan lalu lintas, jangan parkir sembarangan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here