Pekan Kedua Pelaksanaan Ganjil Genap Masih Menimbulkan Pro Kontra Masyarakat

87
Petugas gabungan saat berjaga di ujicoba ganjil genap Margonda

Margonda | jurnaldepok.id
Pelaksanaan ujicoba ganjil genap di Jalan Margonda menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Berdasarkan pantauan kemacetan sudah terlihat dari pintu masuk Jakarta melewati Kecamatan Cinere, akibat volume kendaraan pribadi yang meningkat kemacetan terjadi di sejumlah titik.

Kemacetan dimulai dari Jalan Raya Gandul Kecamatan Limo, Kelurahan Krukut, hingga perempatan pipa gas. Lalu TPU Krukut sekitar proyek pengerjaan Tol Desari hingga Jalan Raya Curug mengarah Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, hingga gerbang Tol Kukusan.

Novalino, warga Cinere mengatakan, dengan penerapan sistem ganjil genap yang baru-baru ini mulai diterapkan oleh Polres Metro Depok di Jalan Margonda, ada sisi positif dan tidak.

“Untuk positifnya dalam penerapan ganjil genap di Jalan Margonda dapat mengatasi kemacetan. Namun sisi lain kemacetan itu berpindah ke jalur alternatif yang biasa tidak macet jika di hari wekeend Sabtu dan Minggu, kini jadi macet,” ujarnya, kemarin.

Dia menambahkan, dampak kemacetan yang ada di jalur alternatif selain bertambahnya jumlah volume kendaraan, ditambah dengan infrastruktur jalan sempit yang belum memadai.

Noval berharap, Pemerintah Kota Depok dapat menambah infrastruktur jalan yang kecil untuk diperlebar lagi.

Sementara itu Ketua Kampung Pondokcina, Djaya Kasawilaga menambahkan, setuju kalau Margonda diatur seperti Jalan Thamrin di Jakarta,

“Disana banyak jalan alternatif yang bisa dilalui orang untuk melintas sesuai tujuannya. Tapi Jalan Margonda, adakah jalan alternatif seperti kondisi Jakarta,” tandasnya.

Dia menambahkan, bukan masalah setuju atau tidak, akan tetapi masalahnya jangan sekedar niru, tapi kalau tidak manfaat buat apa.

“Aturan dibuat agar rakyat nyaman, tapi kalau malah menimbulkan masalah baru, apa artinya sebuah aturan,”katanya.

Kasat Lantas Polres Metro Depok, Kompol Jhoni Eka Putra mengatakan, ganjil genap akhir pekan lalu pihaknya telah berhasil memutar balik kendaraan sebanyak 500 mobil di Jalan Raya Margonda dalam satu hari.

Jhoni mengungkapkan, catatan dari hasil uji coba ganjil genap mencatat ada perubahan drastis dalam mengatasi tingkat kepadatan lalu lintas khususnya di Jalan Margonda.

“Jadi perlu saya sampaikan untuk evaluasi pelaksanaan ganjil-genap di hari Sabtu dan Minggu kemarin, terjadi perubahan sangat drastic dan signifikan. Dimana panjang antrean yang dari Simpang Ramanda sampai Fly Over UI itu sangat berkurang, yang tadinya di sekmen tiga sepanjang 285, setelah pelaksanaan gage menjadi 120,” paparnya.

Pihaknya tak menepis terjadi kepadatan lalu lintas di sejumlah jalur alternative yang merupakan imbas ganjil genapi.

“Betul, memang kami lihat untuk jalan alternatif terjadi peningkatan, namun tetap masih bisa lancar. Kedepannya harapannya berkurang. Seiring banyaknya masyarakat yang tahu aturan gage, khususnya di hari Sabtu dan Minggu,” ungkapnya.

Jhoni mengatakan, dalam uji coba yang berlangsung sejak pukul 12.00 WIB-18.00 WIB itu, terjadi pengurangan 2.000 kendaraan roda empat yang melintas. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here